Jelang Pemilu 2019, Ustadz Abdul Somad Berikan Sindiran Pedas ke Para Caleg Seperti Ini

Sindiran pedas diberikan Ustadz Abdul Somad pada calon legislatif (Caleg) jelang Pemilihan Umum (Pemilu 2019) seperti saat ini.

Tayang:
Editor: Evan Saputra
AGUNGDWIPAYANA/TRIBUNSUMSEL.COM
Ustadz Abdul Somad saat memberi tausiah di Academic Center UIN Raden Fatah Palembang, Jumat (23/11/2018). Jelang Pemilu 2019, Ustadz Abdul Somad Berikan Sindiran Pedas ke Para Caleg Seperti Ini 

"Sosial, politik, agama, ekonomi, termasuk juga dalam kajian keagamaan."

"Sehingga selalu dikaitkan dengan politik."

"Selalu saya katakan bahwa berbeda pilihan adalah hal biasa."

"Tapi ketika kita menyalahkan orang yang berijtihad dengan pilihannya, di situ kita mengalami kekacauan pemikiran," kata Abdul Somad.

Mulai dari aspek sosial, ekonomi bahkan aspek agama.

Menurutnya hal tersebut adalah hal yang biasa, apalagi dengan perbedaan pilihan.

Baginya itu sangat lazim terjadi.

Namun Abdul Somad tidak membenarkan ketika ada pihak yang menyalahkan pilihan pihak lainnya.

"Bertepatan dengan tahun politik, bagaimana menurut ustadz melihat situasi yang ada sekarang ini?," tanya Karni Ilyas.

"Saya kira di negara manapun kita tinggal bahwa yang namanya peralihan kekuasan akan selalu memberikan akses terhadap semua lini kehidupan," jawab Abdul Somad.

"Sosial, politik, agama, ekonomi, termasuk juga dalam kajian keagamaan."

"Sehingga selalu dikaitkan dengan politik."

"Selalu saya katakan bahwa berbeda pilihan adalah hal biasa."

"Tapi ketika kita menyalahkan orang yang berijtihad dengan pilihannya, di situ kita mengalami kekacauan pemikiran," kata Abdul Somad.

Lebih lanjut, Abdul Somad menegaskan pentingnya berpikir lurus atau cerdas.

Juga menggunakan hati nurani dalam menentukan pilihan.

"Mata boleh jadi berdusta karena tidak bisa melihat kayu yang bengkok di tepi sungai," kata Abdul Somad.

"Kelihatannya bengkok padahal dia lurus."

"Oleh sebab itu maka kita mesti cerdas, dalam hal ini gunakan telinga, mata dengan baik."

"Maka InsyaAllah, Allah akan memberikan kita pilihan terbaik."

"Tidak perlu takut, tidak perlu cemas, karena kita bukan negara yang baru."

"Sebelum ada republik Indonesia, kami dari pulau Sumatera, khusunya Riau, 1723 kami sudah punya Kerajaan Siak Sri Inderapura."

"Di atas kami Aceh ada yang lebih tua lagi."

"Sahabat-sahabat kita di Kalimantan, di Papua."

"Maka jangan sampai kepentingan sesaat 5 tahun ini merusak kebersaman kita," ungkapnya.

Artikel ini telah tayang di serambinews.com dengan judul 'Sindir' Musim Sedekah Jelang Pemilu 2019, Ustadz Abdul Somad: Karena di Ujung Ada Coblos Nomor…

Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved