Supermoon Nanti Malam, BMKG Imbau Soal Cuaca di Pesisir hingga Adab Bersikap dan Bertobat

Ketika fenomena ini terjadi, bulan tampak lebih besar dan lebih terang, meskipun perubahan jaraknya hanya beberapa kilometer.

Penulis: Edy Yusmanto CC |
Polka.id
Ilustrasi supermoon 

Dampak pasang maksimum air laut ini dapat berdampak pada terganggunya transportasi di sekitar pelabuhan dan pesisir.

Serta aktivitas petani garam dan perikanan darat, serta kegiatan bongkar muat di pelabuhan.

Masyarakat pun diimbau untuk selalu waspada dan siaga untuk mengantisipasi dampak dari fenomena Supermoon.

Adab Sambut Gerhana Bulan

Dikutip dari nu.or.id, gerhana bulan atau gerhana matahari adalah fenomena alam biasa.

Dua kejadian tersebut menjadi bagian dari ayat kauniyah yang biasanya dibedakan dari ayat qauliyah (Al-Qur’an).

Ayat berarti tanda. Maksudnya, representasi dari kemahabesaran Allah, yang seharusnya membuat manusia kian meresapi kehadiran-Nya dan meningkatkan intensitas penghambaan.

Dalam Islam gerhana matahari dikenal dengan sebutan kusufus syamsi dan gerhana bulan dikenal dengan sebutan khusuful qamar.

Muhammad Ishom, dosen Fakultas Agama Islam Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Surakarta menyampaikan terkait dengan peristiwa gerhana bulan.

Menurutnya, Imam al-Ghazali dalam risalahnya berjudul Al-Adab fid Din dalam Majmu'ah Rasail al-Imam al-Ghazali (Kairo, Al-Maktabah At-Taufiqiyyah, halaman 437) menyebutkan beberapa adab menyambut gerhana bulan sebagai berikut:

آداب الخسوف: دوام الفزع، وإظهار الجزع، ومبادرة التوبة، وترك الملل، وسرعة القيام الى الصلاة، وطول القيام فيها، واستشعار الحذر.

Artinya: “ Senantiasa memiliki rasa takut, menampakkan rasa haru, segera bertobat, tidak bersikap mudah bosan, segera melaksanakan shalat, berlama-lama dalam shalatnya dan merasakan adanya peringatan.”

Dari kutipan di atas dapat diuraikan ketujuh adab menyambut gerhana bulan sebagai berikut:

1. Memiliki rasa takut

Sepanjang peristiwa gerhana sebaiknya seseorang menunjukkan rasa takut di hadapan Allah SWT dan bukan rasa takut atas peristiwa gerhana itu sendiri.

Sumber: Bangka Pos
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved