Begini Menurut Pakar Sains Cara yang Efektif dan Sehat untuk Konsumsi Madu
Sejak zaman kuno, madu telah dikenal sebagai salah satu bahan makanan yang tahan lama. Tak hanya itu, madu juga dulu sering digunakan sebagai obat.
Itu karena ada glukosa atau gula di dalam madu.
"Mengonsumsi gula dalam jumlah berlebih telah terlibat dalam menyebabkan peningkatan berat badan serta peningkatan risiko penyakit kronis seperti penyakit jantung dan diabetes," kata Meredith Price, ahli diet di New York.
Cara Paling Sehat Konsumsi Madu
Lalu, bagaimana cara paling sehat untuk mengonsumsi madu?
Para ahli menegaskan pentingnya mengonsumsi madu dalam jumlah sedang.
Maksudnya, madu dikonsumsi hanya satu sendok makan saja setiap harinya.
Dalam ukuran tersebut, madu memilik 64 kalori dan 17 gram gula, termasuk fruktosa, glukosa, maltosa, dan sukrosa.
Hunnes menegaskan, Anda harus mengusahakan asupan gula tambahan di bawah 100 kalori untuk perempuan dan 150 kalori untuk pria.
Friedman menyarankan untuk memberikan satu sendok makan madu pada teh, yogurt, atau roti bakar sebagai pemanis penganti gula.
Merangkum dari laporan Healthline Januari 2019, perlu diperhatikan bahwa madu tidak boleh diberikan kepada anak di bawah usia satu tahun.
Alasannya adalah risiko botulisme pada bayi, yaitu racun dari jenis bakteri tertentu yang disebut Clostridium botulinum.
Setelah usia satu tahun, sistem pencernaan manusia telah cukup siap untuk melawan racun berpotensi bahaya tersebut.
Di luar itu, Friedman memberikan saran dalam memilih jenis madu terbaik untuk kesehatan.
Terlebih setidaknya ada 300 varietas madu yang ada di dunia.
"Variasi mengacu pada dari mana madu berasal, pada dasarnya jenis-jenis bunga yang dimakan lebah," katanya. "Warna, rasa, dan kandungan nutrisi utama madu semuanya tergantung pada nektar yang digunakan lebah," sambung Friedman.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/makan-madu.jpg)