Semut Charlie Berbahaya di Medsos, Hewan Apa Itu Sebenarnya?

Belakangan kabar tentang semut Charlie viral di media sosial. Pesan tersebut berisi foto seorang bayi dengan kulit penuh ruam mirip luka bakar,

kompas.com
Kominfo klarifikasi isu tomcat. 

Tak hanya itu, berkurangnya mangsa yang disebabkan perubahan fungsi lahan sehingga banyak populasi bersinggungan dengan permukiman, seperti alih fungsi lahan pertanian menjadi permukiman, dan hutan menjadi perkebunan, juga berkontribusi atas kenaikan populasi kumbang tomcat.

Cahyo memperingatkan untuk menghindari tomcat bila kita melihatnya. Jika sudah terkena tomcat, jangan dipencet atau dipukul karena kumbang tomcat pasti akan terbang.

"Sebab, bila mereka ditekan atau digencet, racun akan keluar dari tubuh kumbang dan menyebabkan iritasi.

Jika sudah terkena cairan dari tubuh tomcat, lebih baik disiram air mengalir untuk kondisi darurat," paparnya. (Gloria Setyvani Putri)

Berita ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Viral Semut Charlie Berbahaya di Medsos, Hewan Apa Itu Sebenarnya?

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved