Terduga Teroris yang Ditangkap di Boro Bergonta-Ganti Mobil, Ternyata Buron 16 Tahun
Petugas keamanan di sebuah perumahan di Kelurahan Cikaret, Kecamatan, Kabupaten Bogor, Suaeb sebut terduga teroris, PW seorang pribadi yang tertutup.
POSBELITUNG.CO-- Densus 88 Antiteror berhasil menangkap PW yang didugai merupakan amir atau pemimpin jaringan teroris paling berbahaya di Indonesia sebelum lahirnya Jamaah Ansharu Tauhid.
PW ditangkap di salah satu hotel di Bekasi, Jumat (28/6/2019). Ia diduga terlibat dalam banyak kasus teror di masa lalu dan juga berinteraksi dengan para pelaku Bom Bali 2002, mulai dari Umar Patek hingga Noordin M, Top.
Dari informasi petugas keamanan di sebuah perumahan di Kelurahan Cikaret, Kecamatan, Kabupaten Bogor, Suaeb membenarkan PW terduga teroris tinggal di perumahan tersebut selama tiga tahun belakangan.
Dia menyebutkan terduga teroris, PW seorang pribadi yang tertutup.
"Orangnya agak tertutup. Di sini ngontrak sudah sekitar 3 tahunan. Jadi memang warga juga tidak pada tahu. Orangnya memang tertutup. Keluar ya keluar setelah itu langsung masuk ke rumah," ujarnya saat ditemui TribunnewsBogor.com, Minggu (30/6/2019).
Suaeb menjelaskan bahwa PW kerap mengganti kendaraan yang dimilikinya untuk beraktivitas.
"Keluar menggunakan mobil. mobil yang digunakan ganti-ganti, pertama fortuner, lalu Pajero kemudian Inova," jelasnya.
Kendati demikian, PW tidak pernah menerima tamu ataupun temannya yang datang ke rumah kontrakannya.
"Dia tidak pernah menerima tamu dari luar," ucapnya.
Diketahui, PW tinggal bersama seorang istri dan 2 orang anaknya yang selama hampir tiga tahun tinggal di Perumahan Pesona Telaga.
"Dia tinggal bersama seorang istri dan 4 orang anak. Anaknya dua ada di sini dan yang dua lagi saya kurang mengetahuinya tinggal dimana," paparnya. (Editor: Sugiyarto)
Berita ini telah terbit di TRIBUNNEWSBOGOR.COM berjudul Buron 16 Tahun, Terduga Teroris yang Ditangkap di Boro Bergonta-Ganti Mobil
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/densus_20180625_131900.jpg)