Berita Belitung

Lahan Persawahan Baru Sebagian Digarap, Destika akan Kumpulkan Ketua Koptan dan PPL

Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Kabupaten Belitung, akan menggerakan kelompok tani, terkait lahan persawahan yang tidak seluruhnya digarap

Lahan Persawahan Baru Sebagian Digarap, Destika akan Kumpulkan Ketua Koptan dan PPL
Posbelitung/Yuranda
epala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Destika Elenly 

POSBELITUNG.CO-- Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Kabupaten Belitung, akan menggerakan kelompok tani, terkait lahan persawahan yang tidak seluruhnya digarap oleh petani, di Dusun Air Serkuk, Desa Air Saga, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, Senin (15/7/2019).

"Upaya kami untuk menggerakkan kepada kelompok tani, tapi ada sedikit permasalahan, yang masih ada di internal kelompok tani tersebut, namun kami akan upayakan, secepatnya untuk hal tersebut," jelas Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Destika Elenly, kepada Posbelitung.co, Senin (15/07/2019).

Lebih lanjut, Destika mengatakan, pihaknya akan mengumpulkan ketua kelompok tani dan penyuluhan petani lapangan (PPL), untuk menanyakan mengapa lahan tersebut belum digarap.

Untuk itu pihaknya juga akan menanyakan apa permasalahan yang terkait hal itu, sehingga belum dilakukan penggarapan.

Namun kemungkinan ia menduga, terkait dengan rentan penyakit tumbuhan padi akibat cuaca.

"Karena musim tanam April sampai September, itu penyakit rentan, sebagian petani tidak melakukan penanaman, karena mereka takut hasilnya sedikit, jadi mereka hanya menanam Oktober sampai Maret saja," ungkap Destika.

Lanjutnya, ada sebagian musim penanaman padi yang tidak digaram. Kemungkinan digarap bulan Oktober sampai Maret, ia berharapan musim tanam di bulan Oktober sampai Maret kedepannya, supaya dapat digarap secara keseluruhan.

Pihaknya masih mempertimbangkan dan memperbaik lahan yang rentan terkena banjir dan mereka akan berkoordinasi dengan Dinas PUPR Kabupaten Belitung, untuk mengatasi permasalahan tersebut.

"Kalau hujan sehari saja sudah lumayan terendam air. Jadi kami akan koordinasi dengan Dinas PUPR Kabupaten Belitung, untuk mengatasi permasalah tersebut. Sebelumnya juga kami, sudah mengkomunikasi hal tersebut ke mereka (PUPR-red) , kata mereka, ada sebagian saluran air yang sudah tidak berfungsi, sehingga saat hujan mengalami banjir, saat kering mengalami kekeringan," jelas Destika. (Posbelitung.co/Yuranda)

Penulis: Yuranda
Editor: nurhayati
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved