Sedotan Purun, Produk Lokal yang Ramah Lingkungan
Sebagai daerah yang berfokus mengembangkan pariwisata, permasalahan lingkungan menjadi hal yang tak bisa dikesampingkan.
Penulis: Adelina Nurmalitasari | Editor: Evan Saputra
Hanya karena sudah terkontaminasi minuman tertentu sehingga penggunaan sekali pakai lebih disarankannya. Tapi tak perlu khawatir, sedotan purun habis pakai bisa dibuang ke pot tanaman karena bisa terurai menjadi pupuk alami.
Eco-straw dari tumbuhan bernama ilmiah Lepironia articulata ini pun diharapkan tim, tak hanya berdampak secara ekonomi. Tapi juga memiliki dampak sosial, terutama bagi ibu rumah tangga yang membantu pengolahannya.
"Purunnya kami beli di masyarakat yang biasanya bapak-bapak. Sedangkan pengolahannya melibatkan ibu-ibu, saat ini juga sudah ada 6-7 orang yang terlibat," imbuh Tati.
Produk asli Belitung ini bahkan juga sudah dilirik negara tetangga yakni Singapura. Hotel-hotel di sana bahkan menyampaikan minatnya terhadap sedotan purun eco-straw.
(Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/hartati-mencoba-minuman-menggunakan-sedotan-purun.jpg)