Breaking News:

Ahok Jadi Pejabat BUMN, Presiden Jokowi: Bisa Direksi Maupun Komisaris

Erick Thohir menyatakan bahwa Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok segera mungkin akan ditetapkan bergabung di BUMN.

Instagram @jokowi
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan supaya tidak ada yang ikut campur mengenai susunan menteri kabinet jilid II, Senin (2/9/2019). 

TRIBUNNEWS.COM - Presiden Jokowi menanggapi isu yang beredar jika Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok akan bergabung di Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Menurut Jokowi, bergabungnya Ahok ke BUMN masih dalam proses seleksi.

"Kita tahu kinerjanya Ahok jadi ini masih dalam proses seleksi," ujarnya dilansir melalui Youtube KompasTV, Kamis (14/11/2019).

//

Jokowi menolak menjawab ketika ditanya mengenai jabatan komisaris Pertamina yang diisukan akan dipegang Ahok.

"Itu sangat teknis ya tanyakan ke Menteri BUMN," ungkap pria asal Solo ini.

//

Ia pun kembali diberi pertanyaan tentang jabatan yang akan diisi Ahok merupakan komisaris atau direksi.

Presiden ke 7 ini menjawab bisa dua jabatan itu yang dipegang, komisaris maupun direksi.

"Ya kan kita tahu kinerjanya, nanti penempatannya dimana itu proses seleksi yang ada di kementrian BUMN," kata Presiden Jokowi.

Menteri BUMN Erick Thohir menyatakan bahwa Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok segera mungkin akan ditetapkan bergabung di BUMN.

"Segera mungkin di awal Desember," ujarnya dilansir melalui Youtube tvOneNews Rabu (13/11/2019).

Halaman
1234
Editor: Rusmiadi
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved