Polisi Tangkap Penyerang Novel Baswedan Ternyata Setelah Periksa 73 Saksi
Polisi Tangkap Penyerang Novel Baswedan Ternyata Setelah Periksa 73 Saksi
Polisi Tangkap Penyerang Novel Baswedan Ternyata Setelah Periksa 73 Saksi
POSBELITUNG.CO, JAKARTA -- Polisi akhirnya menangkap penyerang penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) Novel Baswedan setelah 2,5 tahun berlalu.
Saat ini, dua pelaku yang diamankan berstatus anggota polisi aktif.
Polisi perlu waktu lama dan memeriksa 73 orang saksi sampai akhirnya menemukan titik terang kasus ini.
"Kemudian juga memeriksa beberpa saksi yang sekitar 73 saksi. informasi tadi malam kita mengamankan terduga pelaku di Cimanggis, Depok," tutur Karopenmas Mabes Polri Brigjen Pol Argo Yuwono dalam jumpa pers di Polda Metro Jaya, Jumat (27/12/2019).
Argo menyebutkan penyidik juga melakukan pra rekontruksi sebanyak 7 kali.
• Pelaku Penyerang Novel Baswedan Akhirnya Ditangkap, Diduga Dua Anggota Polri Aktif Inisial RM dan RB
Dua pelaku yang ditangkap yakni RM dan RB.
Keduanya ditangkap di Cimanggis, Depok pada Kamis (26/12/2019) malam.
Argo tak memberikan keterangan lebih lanjut mengenai jabatan dan kesatuan kedua pelaku.
Dia mengatakan itu nanti akan disampaikan setalah proses pemeriksaan.
Setelah dilakukan penangkapan, kedua pelaku pun dibawa ke Polda Metro Jaya untuk diperiksa lebih lanjut.
• Atta Ngadu ke Anang Setelah Dipeluk Mesra Aurel saat Naik Wahana Ini di Dufan: Aku Dicakar-cakar
"Bersabar ini sedang pemeriksaan awal. Belum bisa kami sampaikan karena masih dalam pemeriksaan," ucap dia.
Novel diserang pada 11 April 2017 saat berjalan menuju kediamannya, setelah menunaikan ibadah shalat Subuh di Masjid Al Ihsan, Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Akibat penyiraman air keras ini, kedua mata Novel terluka parah.
Dia sempat menjalani operasi mata di Singapura.
Berbagai upaya telah dilakukan sebelumnya, namun polisi mengaku kesulitan menangkap pelaku atau dalang penyerangan terhadap Novel Baswedan.
• Ketum PBNU Said Aqil Kritik Pemerintahan Jokowi, Sebut Negara Dikuasai Orang-orang Punya Duit
Polisi bahkan telah membentuk Tim Gabungan Pencari Fakta pada tahun ini. Namun, hingga masa kerja tim itu berakhir, pelaku saat itu tidak berhasil ditangkap.
Presiden Joko Widodo juga sempat memberi target ke Kapolri terdahulu, Jenderal Pol Tito Karnavian, untuk mengungkap kasus Novel dalam tiga bulan.
Target itu diberikan Jokowi pada 19 Juli, setelah tim gabungan pencari fakta yang dibentuk Tito gagal mengungkap kasus tersebut.
Namun hingga tenggat waktu yang diberikan berakhir, kasus Novel belum juga terungkap. Jokowi justru mengangkat Tito Karnavian menjadi menteri dalam negeri.
• Sosok Pemilik Lamborghini yang Todong Pistol ke Pelajar Ternyata Dikenal Kaya Raya, Apa Profesinya?
Jokowi Minta Kapolri Selesaikan Kasus Novel Baswedan: Kalau Saya Bilang Secepatnya Berarti Harian
Sebelumnya Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjelaskan terkait dari pertemuannya dengan Kapolri Idham Azis pada Senin (9/12/2019) di Istana Kepresidenan, Jakarta.
Jokowi mengatakan, jika pertemuan itu membahas kasus penyiraman air keras terhadap penyidik KPK, Novel Baswedan yang hingga saat ini belum terungkap pelakunya.
"Sore kemarin sudah saya undang Kapolri, saya tanyakan langsung ke Kapolri. Saya juga ingin sebuah ketegasan ada progres atau tidak," ujarnya dilansir YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (10/12/2019).
Jokowi mengatakan Kapolri sudah memiliki temuan yang dapat disimpulkan untuk mengungkap kasus Novel Baswedan.
• Hubungan Asmara Wanita Pemijat ini Berakhir Tragis, Dibunuh Tukang Jagal yang Jadi Selingkuhannya
"Dijawab ada temuan baru yang sudah menuju kepada kesimpulan. Oleh sebab itu saya tidak mengasih waktu lagi saya bilang secepatnya segera diumumkan siapa," ungkapnya.
Menurutnya, temuan baru itu sudah disampaikan kepadanya.
Presiden RI ke-7 ini menegaskan Kapolri untuk segera mengungkap pelakunya.
"Saya tidak berbicara masalah bulan kalau saya bilang secepatnya berarti harian," tegasnya.
Sebelumnya, Kadiv Humas Polri Irjen M. Iqbal menjelaskan pertemuan antara Presiden Jokowi dengan Kapolri berlangsung selama 29 menit.
"Prinsipnya adalah Pak Kapolri menanyakan perkembangan penanganan kasus yang menimpa saudara NB," ujarnya dilansir YouTube Kompas TV, Senin (9/12/2019).
• Garuda Muda Kebobolan di Laga Final SEA Games 2019, Timnas U23 Indonesia Vs Vietnam
Irjen M. Iqbal mengatakan saat ini Kapolri sudah menunjuk Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) yang baru dan akan segera dilantik.
Ia menambahkan Tim Teknis akan bekerja secara maksimal untuk mengungkap kasus ini.
"Namun esensi yang ingin saya sampaikan adalah detik ini dan sebelumnya dan Insyaallah nanti ke depan Tim Teknis akan bekerja maksimal untuk mengungkap kasus ini," katanya.
Pada konferensi pers sebelumnya Irjen M. Iqbal menyatakan Polri sudah mendapatkan petunjuk yang signifikan.
Bukti yang sudah ditemukan tidak dapat dipublikasi karena akan menggangu upaya pengungkapan kasus.
"Namun sore ini saya sampaikan ini masalah waktu dan waktu ini tidak akan berapa lama lagi," tegasnya.
• Respon Mahfud MD saat Abu Sayyaf Minta Tebusan Rp 8,3 Miliar Bebaskan WNI: Masa Kalah Sama Perampok
Kadiv Humas Polri optimis untuk segera menyelesaikan kasus ini.
Sementara itu, Wakil Ketua KPK Laode M. Syarif berharap kasus penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan segera terungkap.
Ia mengatakan kasus ini sudah berjalan tiga tahun dan hingga kini belum terungkap.
"Ya kalau itu sih terus terang kami sudah terlalu lama menunggu sudah tiga tahun ya. Itu belum didapat ya," ujarnya dilansir YouTube Kompas TV, Senin (9/12/2019).
Laode M. Syarif mengatakan, ia mendengar kabar yang menyatakan kasus ini akan segera diungkap dalam waktu dekat oleh Polri.
• Mengenal Arini Subianto Wanita Terkaya ke-2 di Indonesia, Kisah Hidupnya Berat, Apa Bisnisnya?
"Kita berharap dalam waktu dekat ini kita mendapatkan kabar yang baru bahwa penyerangnya ditemukan nah itu saya pikir yang paling penting untuk menjaga agar pera pejuang anti korupsi tidak terintimidasi," ungkapnya.
Selain kasus Novel Baswedan, ia juga berharap kasus teror terhadap pegawai KPK yang lain dapat terungkap.
"Kita berharap Polri dapat menemukan. Termasuk orang yang pasang bom di rumahnya Pak Agus dan orang yang membakar rumah saya," katanya.
(*/ Muhammad Isa Bustomi)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Penyerang Novel Baswedan Ditangkap Setelah Penyidik Periksa 73 Saksi "
• Awalnya dari Mimpi Ibu yang Anaknya Hilang 10 Tahun Lalu, Kerangka Manusia Ditemukan di Septic Tank
• Nasib Bunga Sangat Tragis Setelah Bocah SMP Ini Ajak Pacarnya ke Hotel, Dicekok Miras dan Digilir
• Duel Maut Wayan Ana Vs 100 Warga yang Marah di Mesuji, Kepala pun Dibacok, Begini Nasibnya
• Begini Tanggapan TNI Setelah KKB Papua Klaim Bunuh 13 Prajurit TNI dalam Baku Tembak Selama 12 Jam
• Ketika Dodit Mulyanto Lamar Kekasih di Warung Bakso Gerobak Pakai Cincin Berlian, ini Videonya
• Ashanty Berurai Air Mata, Istri Anang Hermansyah Akhirnya Relakan Aurel Menikah? Ini Jelasnya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/pihak-kepolisian-menangkap-dua-pelaku-penyiraman-air.jpg)