Pria Asal Indonesia Divonis Pengadilan Manchester Hukuman Seumur Hidup, Kasus Pemerkosaan 48 Pria

Sejumlah korban diperkosa berkali-kali oleh Reynhard dan difilmkan dengan menggunakan dua telepon selulernya,

Editor: Rusmiadi
Tribunnews
ilustrasi. Kasus perkosaan dan serangan seksual terhadap 48 korban pria, yang dilakukan oleh Reynhard Sinaga, pria asal Indonesia 

POSBELITUNG.CO -  Reynhard Sinaga, pria Warga Negara  Indonesia, divonis hukuman seumur hidup oleh Pengadilan Manchester, Inggris, karena melakukan pemerkosaan dan serangan seksual terhadap 48 orang pria.

Dalam 159 kasus perkosaan dan serangan seksual terhadap 48 korban pria tersebut, terdiri 136 perkosaan dengan sejumlah korban diperkosa berkali-kali.

Perkosaan dan serangan seksual terhadap 48 korban pria itu terjadi sejak 1 Januari 2015 sampai 2 Juni 2017

Mengutip laporan eksklusif BBC News Indonesia, Hakim Suzanne Goddard dalam putusannya Senin (6/1/2020) menggambarkan Reynhard sebagai "predator seksual setan" yang tidak menunjukkan penyesalan.

Hakim memutuskan Reynhard harus menjalani minimal 30 tahun masa hukumannya sebelum boleh mengajukan pengampunan.

Sejak awal persidangan, Reynhard selalu mengatakan, hubungan seksual itu dilakukan atas dasar suka sama suka.

Pantauan BBC News Indonesia, usai mendengar putusan tersebut, Reynhard terlihat tidak bereaksi.

Hakim Goddard memuji "keberanian" para korban yang memberikan kesaksian di pengadilan.

Reynhard disebutkan melakukan tindak perkosaan ini di apartemennya di pusat Kota Manchester.

Ia dengan berbagai cara mengajak korban ke tempat tinggalnya dan membius mereka dengan obat yang dicampur minuman beralkohol.

Sejumlah korban diperkosa berkali-kali oleh Reynhard dan difilmkan dengan menggunakan dua telepon selulernya, satu dari jarak dekat dan satu lagi dari jarak jauh.

Dalam sidang vonis, Jaksa Penuntut Iain Simkin memaparkan dampak perkosaan yang para korban alami.

Salah seorang korban dipastikan hadir dalam sidang tersebut.

Para korban mengalami trauma mendalam, dan sebagian "mencoba bunuh diri" akibat tindakan "predator setan" Reynhard.

"Bila tidak ada ibu saya, saya mungkin sudah bunuh diri," kata Simkin mengutip seorang korban.

Sumber: Kontan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved