Selamatkan Adik dari Gigitan Buaya, Bocah Ini Nekat Bergumul Melawan Buaya Hingga Keok
Betapa tidak, buaya yang tengah menyantap mangsanya itu keok setelah dilawan. Seorang bocah 9 tahun selamat dari maut
Selamatkan Adik dari Gigitan Buaya, Bocah Ini Nekat Bergumul Melawan Buaya Hingga Keok
POSBELITUNG.CO - Aksi heroik yang dilakukan oleh seorang kakak saat menyelamatkan si adik dari terkaman buaya menjadi perbincangan.
Betapa tidak, buaya yang tengah menyantap mangsanya itu keok setelah dilawan.
Seorang bocah 9 tahun selamat dari maut setelah diterkam oleh buaya di sungai tempatnya berenang.
• Mampu Gaji Pengikut 100 Dollar Setiap Bulan, Ini Sumber Uang Keraton Agung Sejagat
• Kemunculan Pupung, Sahabat yang Rawat Bayi Mendiang Lina, Teddy Ungkap Hal Ini ke Sule
• 2 Kali Terendus, Mahasiswa Unsri Waspada, Terdengar Auman Harimau di Sore Hari
• Banjir Bandang di Lahat, Ratusan Rumah Warga Terendam dan Listrik Padam
• Kalah di Pilkades, Jalan Dusun Gelap, Puluhan Tiang Listrik Dicabut
Diketahui korban bersama kakak dan teman-temannya sedang berenang di sungai dan hendak naik ke permukaan karena menjelang maghrib.
Namun mendadak, seekor buaya menerkam remaja tersebut di bagian leher dan dada hingga membuat kakak dan teman-temannya beraksi.
• Campuran Minuman Ini Ternyata yang Membius Korban Asusila yang Dilakukan Reynhard Sinaga
• Heboh Penampakan Harimau, Mukminin Mematung saat Kontak Mata
• Tiga Artis Ini Menjadi Korban Banjir, Siapa saja? Lihat Penampakan Rumah Mereka
• Intip Kedekatan Luna Maya dengan Pemilik Restoran Terkenal Ini, Raffi dan Nagita Saksi Bisu
Diketahui peristiwa ini dialami oleh seorang remaja berinisial DF (9), warga RT 18 Lok Tuan, Kecamatan Bontang Utara, Bontang.
Melansir Tribun Kaltim dalam artikel 'Bocah Diterkam Buaya diBontang Selamat, Begini Aksi Heroik Kakak dan Teman-teman Selamatkan Korban' berikut kronologinya.
Peristiwa tak terduga tersebut bermula ketika tujuh anak berenang di kawasan Rawa Bakau Lok Tuan Bontang pada Senin (13/1/2020).
Dituturkan Bhabinkamtibmas Loktuan, Aipda Ahmad Bajuri mengatakan lokasi lokasi penerkaman buaya tak jauh dari rumah korban.
Saat itu, DF bersama kakak dan teman-temannya sedang berenang di area rawa bakau sekitar pukul 18.10 Wita atau menjelang maghrib.
• Mampu Gaji Pengikut 100 Dollar Setiap Bulan, Ini Sumber Uang Keraton Agung Sejagat
• Kapal Perang RI Ini Bikin Kapal China dan Vietnam Ketar Ketir, Lihat Sistem Persenjataannya
• Buah Hati Puput dan Ahok Lahir, Ini Ungkapan Sang Kakek
• Waspadai Fenomena Cold Surge, Bakal Melintasi Wilayah di Indonesia, Termasuk Bangka Belitung
• 12 Kali Menikah Selalu Menolak Disentuh, Gadis Ini Diburu Polisi, Ini Modusnya
Karena waktu sudah menjelang maghrib, dua anak terlebih dahulu meninggalkan tempat menyisakan empat orang, termasuk korban dan kakaknya.
Hingga akhirnya korban dan teman-teman lainnya pun ikut naik kedaratan.
Saat itu posisi korban berada paling belakang, sementara kakak korban sudah berada di atas jembatan.
Dari atas jembatan, kakak korban berteriak kepada adiknya karena melihat sesuatu yang bergerak ke arah adiknya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/warga-desa-ambuau-togo.jpg)