KKB Incar Freeport, Kapolda Papua: Mudah-mudahan Kami Bisa Lumpuhkan Mereka!

KKB Incar Freeport, Kapolda Papua: Mudah-mudahan Kami Bisa Lumpuhkan Mereka! . . . .

facebook
KKB Egianus Kogoya Incar Freeport, Kapolda Papua: Mudah-mudahan Kami Bisa Lumpuhkan Mereka . Pemimpin KKB Papua wilayah Nduga Egianus Kogoya. 

Sebab, mereka tak jarang menjadikan masyarakat sebagai tameng ketika aparat keamanan melakukan pengejaran terhadap yang bersangkutan.

Ungkapan Kesedihan BCL Atas Berpulangnya Suami Tercinta: Saya Minta Doa untuk Ashraf dan Noah

"Di saat dilakukan pengejaran, mereka berlindung di balik masyarakat sehingga anggota kesulitan," kata Paulus.

Meski demikian, pihaknya menegaskan akan terus melakukan pengejaran dan menangkap yang bersangkutan baik dalam keadaan hidup atau menembak mati.

Kepala Daerah Jangan Lari  

Kapolda Papua juga meminta kepala daerah di wilayah yang sering diganggu KKB lebih proaktif mendekati masyarakat.

Polda Papua mengategorikan wilayah yang sering diganggu KKB dalam zona merah.

Wilayah itu di antaranya, Kabupaten Intan Jaya, Kabupaten Nduga, Kabupaten Puncak, dan beberapa kabupaten lain.

Paulus meminta bupati di wilayah tersebut mencontoh kepemimpinan kepala daerah yang berhasil mengubah wilayahnya dari zona merah menjadi zona hijau atau bebas gangguan KKB.

"Contoh daerah yang dulunya merah lalu menjadi hijau, kata kuncinya cuma satu, keberadaan pemimpin di situ.

Ada masalah di suatu wilayah, mbok ya pemimpinnya ada, jangan lari, jangan lempar abu panas," kata Paulus di Jayapura, Selasa (18/02/2020).

Kapolda Papua itu meminta kepala daerah menjalankan amanat negara dengan baik.

Setidaknya, kepala daerah bisa selama mungkin tinggal di wilayah yang dipimpinnya.

Menurutnya, kondisi kesejahteraan masyarakat di beberapa kabupaten di Papua masih memprihatinkan.

Sehingga, dibutuhkan sosok pemimpin yang siap untuk selalu melayani rakyatnya. Terlebih, jika daerah tersebut masuk kategori zona merah dari gangguan KKB.

"Terbukti ada pimpinan yang luar biasa, mereka bekerja dengan sungguh-sungguh menjaga wilayahnya," kata Waterpauw.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved