Peringatan Warga Diabaikan hingga Kepsek Tak Mengetahui Ada Kegiatan Susur Sungai
Ratusan pelajar SMPN 1 Turi hanyut terseret arus, Jumat (21/2/2020) sore. Insiden nahas tersebut terjadi saat diadakan kegiatan pramuka susur sungai
Pembina pramuka yang mendampingi para siswa saat susur sungaidiketahui ada 7 orang.
Saat ini para pembina tengah menjalani pemeriksaan oleh pihak kepolisian.
4. Abaikan Warga
Viral jawaban pembina Pramuka SMPN 1 Turi saat diingatkan warga soal bahaya kegiatan susur sungai.
Pengakuan Pembina Pramuka SMPN 1 Turi tersebut viral di Facebook.
Sebuah akun membeberkan jawaban pembina saat diperingatkan oleh warga bahaya soal susur sungai.
Jawaban pembina pramuka tersebut membuat warganet geram.
Dikutip dari TribunnewsWiki, Sabtu (22/2/2020), jawaban pembina tersebut diunggah oleh akun Facebook Bambang Supana, Jumat (21/2/2020).
Dituliskan bahwa Dosen UGM Bagas Pujilaksono Widyakanigara meminta pihak sekolah mulai dari kepala sekolah hingga pembina Pramukadipidanakan atas peristiwa ini.
Menurutnya, kejadian ini merupakan kecerobohan sekolah.
#PIDANAKAN KEPALA SEKOLAH SMP NEGERI TURI 1, SLEMAN yogyakarta.
#Ir. KPH. Bagas Pujilaksono Widyakanigara, M.Sc., Lic.Eng., Ph.D.
UNIVERSITAS GADJAH MADA, YOGYAKARTA
#Salam berduka yang mendalam,
Berita hanyutnya beberapa murid SMP Negeri Turi 1 dan menelan korban jiwa, bukan musibah. Murni kebodohan, dan keteledoran Kepala Sekolah, guru-guru dan pembina pramuka.
KEPALA SEKOLAH, GURU-GURU DAN PEMBINA PRAMUKA HARUS BERTANGGUNG JAWAB. JANGAN HANYA MINTA MAAF!
Musim hujan, anak didik disuruh susur sungai? Mengapa bukan Kepala Sekolah, guru-guru dan pembina pramukanya yang susur sungai? Otaknya dimana?
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/peringatan-warga-diabaikan.jpg)