Modus Sindikat Timbun BBM Subsidi, Gunakan Barcode Palsu Hingga Modifikasi Kendaraan
Polda Banten membongkar praktik penyelewengan BBM subsidi jenis Biosolar dan Pertalite yang terjadi di sejumlah wilayah.
POSBELITUNG.CO, SERANG - Sindikat penyelewengan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Biosolar dan Pertalite beroperasi di sejumlah wilayah.
Mereka mengelabui petugas dengan berbagai cara untuk bisa mengumpulkan sebanyak-banyaknya BBM subsidi dalam waktu singkat.
BBM yang diperuntukkan bagi kalangan menengah ke bawah itu mereka jual dengan harga non-subsidi untuk meraup keuntungan.
Baru-baru ini Kepolisian Daerah (Polda) Banten membongkar praktik penyelewengan Biosolar dan Pertalite yang terjadi di sejumlah wilayah.
Dalam pengungkapan ini, lima orang ditetapkan sebagai tersangka, yakni NN (45), ED (61), AT (50), NM (21), dan RD (41).
Dari tangan para pelaku, polisi menyita total 3.791 liter BBM bersubsidi.
Kapolda Banten Irjen Pol Hengki menjelaskan, para pelaku menjalankan aksinya dengan memanfaatkan celah dalam sistem distribusi BBM bersubsidi, khususnya melalui penyalahgunaan barcode dan pelat nomor kendaraan palsu.
“Dengan menggunakan barcode dan pelat nomor palsu ini, mereka mengelabui petugas SPBU saat melakukan pengisian bahan bakar minyak,” ujar Hengki kepada wartawan, Selasa (5/5/2026).
Kasus ini diungkap oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Banten melalui serangkaian penyelidikan sepanjang April 2026.
Praktik ilegal tersebut berlangsung di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) yang tersebar di Kabupaten Lebak, Kota Cilegon, dan Kabupaten Serang.
Menurut Hengki, para pelaku menggunakan ratusan barcode BBM subsidi untuk melakukan pengisian berulang kali. Setidaknya terdapat 249 barcode yang digunakan dalam praktik tersebut.
Untuk menghindari kecurigaan, mereka juga mengganti-ganti pelat nomor kendaraan agar seolah-olah transaksi dilakukan oleh kendaraan yang berbeda.
“Modus operandi mereka cukup rapi, yakni memalsukan pelat nomor kendaraan agar sesuai dengan barcode yang dimiliki. Hal ini dilakukan untuk mengelabui petugas SPBU saat pengisian BBM secara berulang,” kata Hengki.
Dengan cara tersebut, para pelaku dapat mengakali sistem pembatasan pembelian BBM subsidi yang seharusnya hanya diperuntukkan bagi kendaraan tertentu dan dalam jumlah terbatas.
Akibatnya, mereka mampu mengumpulkan BBM dalam jumlah besar dalam waktu relatif singkat.
| BBM Batal Naik, Segini Harga Pertamax 1 April 2026, Pertalite dan Solar Dibatasi |
|
|---|
| Kewarganegaraan Syifa WNI Viral Jadi Tentara Amerika Serikat Otomatis Hilang Jika Tak Izin Presiden |
|
|---|
| Segini Gaji Syifa WNI 20 Tahun Asal Banten Jadi Tentara Amerika Serikat |
|
|---|
| Awal Mula Syifa WNI Asal Banten Jadi Tentara Amerika, Sang Ibu Sebut Sejak 2023 Tinggal di AS |
|
|---|
| Di Balik Motif Pembunuhan Anak Haji Maman, Pelaku Idap Kanker Stadium 3, Terdesak Utang Ratuan Juta |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/penyelewengan-BBM-subsidi-di-banten.jpg)