Breaking News:

Berita Belitung

Persoalan Tumpang Tindih Lahan Jadi Potensi Konflik Paling Rawan di Kabupaten Belitung

Selain tumpang tindih, permasalahan lahan juga berpotensi terjadi antar masyarakat dan perusahaan seperti di lahan Hutan Tanam Industri (HTI) di Sijuk

Penulis: Dede Suhendar | Editor: Dedi Qurniawan
posbelitung.co/dede s
Suasana FGD silaturahmi unsur tiga pilar dalam rangka sinergisitas potensi konflik di Aula Mapolres Belitung, Selasa (10/3/2020). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Kapolres Belitung AKBP Ari Mujiyono mengatakan masalah tumpang tindih lahan paling rawan menjadi pemicu terjadinya potensi konflik di masyarakat.

Selain tumpang tindih, permasalahan lahan juga berpotensi terjadi antar masyarakat dan perusahaan seperti di lahan Hutan Tanam Industri (HTI) di Kecamatan Sijuk.

Kemudian ada juga persoalan lahan eks tambang kaolin di Kecamatan Tanjunpandan.

Demi menyikapi potensi permasalahan tersebut, Polres Belitung menggelar acara forum grup diskusi (FGD) silaturahmi unsur tiga pilar dalam rangka sinergisitas potensi konflik di Aula Mapolres Belitung, Selasa (10/3/2020).

"Untuk potensi konflik di Kabupaten Belitung ini ada tapi tingkat kerawanannya belum begitu tinggi. Karena memang konflik di sini masig bersifat perorangan dengan perusahaan," ujarnya seusai kegiatan.

Menurutnya, FGD dilaksanakan untuk menciptakan situasi kamtibmas yang tetap aman dan nyaman.

Selain iut, FGD juga dilaksanakan melihat poten-potensi yang akan terjadi bisa diantisipasi dan diredam sehingga tidak menimbulkan gejolak di masyarakat.

Oleh sebab itu, Kapolres, Dandim 0414 Belitung Letkol Inf Indra Padang dan Kajari Belitung Ali Nurudin memberikan paparan tentang penanganan potensi yang rawan terjadi.

"Makanya di tingkat desa itu juga ada tiga pilar meliputi Bhabinsa, Bhabinkamtibmas dan kepala desa. Tiga pilar ini lebih dulu mendeteksi jika ada konflik yang berpotensi terjadi," katanya. (posbelitung.co/dede s)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved