Berita Belitung Timur

Kemenag Belitung Timur Sebut Group Chat Medsos Bisa Picu Perceraian, Begini Penjelasannya

Ia mengatakan tidak apa-apa jika hanya ingin sekadar bersilaturahmi, namun jangan berlebihan apalagi jika sudah dibawa ke chat pribadi.

Penulis: Bryan Bimantoro | Editor: Dedi Qurniawan
Hitech News Daily
ilustrasi group media sosial 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG TIMUR - Majunya teknologi membuat jarak semakin tiada artinya.

Apalagi dalam hal komunikasi, teman SD atau SMP yang puluhan tahun tak pernah lagi bertemu, bisa ditemukan dalam satu grup chat di aplikasi chatting online.

Menurut Kasi Binmas Islam Kantor Kementerian Agama Belitung Timur ( Kemenag Beltim) Sadili Sanusi kemajuan teknologi komunikasi itu bisa memicu perceraian bagi pengguna yang sudah menikah.

"Di grup itu kan banyak cerita-cerita jaman dulu. Ada yang cerita tentang mantan atau teman dekat lain. Belum nanti jika ada gathering setelah dari chattingan itu," kata Sadili kepada posbelitung.co, Jumat (13/3/2020).

Ia mengatakan tidak apa-apa jika hanya ingin sekadar bersilaturahmi, namun jangan berlebihan apalagi jika sudah dibawa ke chat pribadi.

"Menjalin silaturahmi itu sangat baik. Tapi jangan sampai melewati batas-batas norma sosial di masyarakat," tegasnya.

Angka perceraian di Belitung Timur tahun 2019 sebanyak 329 kasus.

Menurut kajiannya bersama pengadilan, satu di antara penyebabnya yakni adanya grup chat alumni sekolah ini selain dari penyebab lain seperti pernikahan dini dan ketidakharmonisan rumah tangga.

Ia mengimbau kepada masyarakat agar berhati-hati dalam bermedia sosial, terlebih bagi yang sudah bersuami atau beristri.

Dekatkan terus diri kepada Allaah SWT agar tidak mudah terhasut oleh ajakan-ajakan negatif.

"Mari jaga bersama kedamaian umat dalam bermasyarakat. Jangan berlebihan memakai media sosial, jangan sampai tidak mengacuhkan kewajiban sebagai istri atau suami saat sedang bersilaturahmi dengan teman lama," imbau Sadili. (Posbelitung.co/BryanBimantoro)

Sumber: Pos Belitung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved