Virus Corona di Belitung

Bulog Tanjungpandan Pastikan Pasokan Beras Aman, di Gudang Tersedia 800 Ton

Manager Perum Bulog Kantor Cabang Pembantu (KCP) Tanjungpandan Faisal Fahmi memastikan pasokan beras bagi masyarakat di Pulau Belitung aman.

Bulog Tanjungpandan Pastikan Pasokan Beras Aman, di Gudang Tersedia 800 Ton
posbelitung.co/Ferdi Aditiawan.
Manager Perum Bulog Kantor Cabang Pembantu (KCP) Tanjungpandan Faisal Fahmi 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG -- Manager Perum Bulog Kantor Cabang Pembantu (KCP) Tanjungpandan Faisal Fahmi memastikan pasokan beras bagi masyarakat di Pulau Belitung aman.

Saat ini tersedia 800 ton lebih beras yang terbagi dalam dua jenis, beras medium sebanyak 722 ton dan 156 ton beras premium.

Selain itu juga bulan depan ada pengadaan pengiriman beras premium sebanyak 200 ton.

"Alhamdulilah kekuatan pasokan diperkirakan sampai enam bulan kedepan," kata Faisal Fahmi kepada posbelitung.co, Kamis (26/3/2020).

Ia menuturkan terkait pengiriman beras dari pusat masih berjalan normal dan tanpa hambatan.

Akan tetapi penyaluran beras ke masyarakat sempat terganggu dan mengalami penurunan dalam jumlah yang wajar melihat perekonomian Belitung sedang menurun. Ditambah dampak wabah virus corona sudah ada indikasi masuk ke Pulau Belitung.

"Penurunan terhitung semenjak awal bulan Februari tahun 2020 yang lalu," ungkap Faisal Fahmi.

Dalam satu hari pihaknya manyalurkan empat sampai lima ton beras ke setiap daerah di Kabupaten Belitung, tak terkecuali di Belitung Timur. Dijual dengan harga yang murah di bawah pasaran.

"Kalau dihitung satu bulan kurang lebih 135 ton disalurkan. Untuk harga jual tetap normal beras premium Rp.10.000 per kilogram, Sedangkan medium dengan harga Rp. 9.000 per kilogram," ucap Faisal Fahmi.

Lebih lanjut ia mengatakan demi menjaga harga kebutuhan pokok terutama beras, Bulog rutin melakukan operasi pasar.

Tapi untuk sementara waktu dihentikan melihat ada imbauan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Belitung agar tidak mengumpulkan keramaian selama 14 hari kedepan.

"Jadi belum bisa diprediksi kapan akan kembali normal, karena masih menunggu arahan dari Pemerintah. Apabila sudah kondusif tentunya akan dilakukan operasi pasar seperti biasanya," pungkas Faisal Fahmi

(posbelitung.co / Ferdi Aditiawan)

Penulis: Ferdi Aditiawan
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved