IDI Ancam Mogok Tangani Pasien Virus Corona karena APD, Sebut Ada Sebagian Meninggal Dunia

"Bila ini tidak dipenuhi maka kami meminta kepada anggota profesi kami untuk sementara tidak ikut melakukan perawatan penanganan pasien Covid-19" . ..

youtube metrotvnews
Satgas COVID-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Fathiyah Isbaniah, di acara OPSI metrotvnews, Senin (2/3/2020) 

POSBELITUNG.CO -- Alat Pelindung Diri ( APD ) petugas medis yang menangani pasien covid-19 atau virus corona disebut terbatas.

Adapun hal tersebut yang membuat sejumlah tenaga medis jatuh sakit hingga ikut terpapar covid-19, bahkan berujung meninggal dunia

Seperti diketahui tenaga medis merupakan sosok yang paling rawan terpapar viruscorona.

Mereka juga merupakan garda terdepan dalam menangani pasien virus corona

Karenanya, Ikatan Dokter Indonesia ( IDI ) dan organisasi profesi medis lainnya meminta pemerintah menjamin ketersedian APD.

Babak Akhir Perceraian Angel Lelga dengan Vicky Prasetyo, Hari Ini Putusan Sidang Pengadilan

Pasalnya, dilansir dari Tribun Jakarta ( tribunnetwork ), APD sangat penting bagi para tenaga medis, baik itu dokter maupun perawat yang menangani pasien terkait virus corona (Covid-19).

"Setiap tenaga kesehatan berisiko untuk tertular Covid-19, maka kami meminta terjaminnya APD yang sesuai untuk setiap tenaga kesehatan," demikian isi surat pernyataan yang diteken oleh Ketua IDI, Daeng M Faqih, Jumat (27/3/2020).

Jika permintaan ini tak dipenuhi, IDI mengancam bakal mogok melakukan penanganan terhadap pasien terkait virus corona.

"Bila ini tidak dipenuhi maka kami meminta kepada anggota profesi kami untuk sementara tidak ikut melakukan perawatan penanganan pasien Covid-19 demi melindungi dan menjaga keselamatan sejawat," tulisnya.

Ancaman ini bukan tanpa alasan, jika petugas medis itu terpapar corona, ada kemungkinan dia akan menularkan pada rekan seprofesinya hingga menyebabkan pelayanan terhadap pasien terganggu.

Halaman
123
Penulis: tidakada008
Editor: asmadi
Sumber: Suar.id
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved