Ingat, WHO Sebut Penggunaan Bilik Disinfektan Berbahaya untuk Manusia, Begini Penjelasannya

Dengan merebaknya penularan penyakit corona atau Covid-19, pemerintah pun mulai mengupayakan berbagai cara untuk melindungi warga.

Kompas Ghinan Salman
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini melakukan uji coba bilik sterilisasi yang dikembangkan IT Telkom Surabaya Sabtu (21/03/2020). 

POSBELITUNG.CO -- Upaya melawan wabah virus corona ( covid-19 ) terus dilakukan berbagai semua orang.

Adapun selain menjaga kebersihan diri, kini banyak warga yang aktif menyemprotkan disinfektan di lingkungan perumahan.

Merebaknya penularan penyakit corona atau Covid-19, pemerintah juga mulai mengupayakan berbagai cara untuk melindungi warga.

Mulai dari imbauan physical distancing hingga menggalakkan penyemprotan disinfektan di area publik.

Bahkan baru-baru ini Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini telah menerima dua contoh bilik sterilisasi yang dikembangkan oleh Institut Teknologi Telkom Surabaya.

Pesawat yang Angkut Tenaga Medis Corona Jatuh dan Terbakar di Bandara Internasional Manila Filipina

Bilik yang oleh Risma diberi nama Bilik Disinfektan Trisakni ini disebut-sebut lebih ampuh untuk membunuh virus corona dibandingkan dengan cuci tangan.

Pasalnya dengan bilik ini, orang yang masuk akan disemprot dengan cairan disinfektan ke seluruh tubuhnya.

"Kalau pakai hand sanitizer hanya membersihkan tangan,"

"Namun, dengan bilik disinfektan ini maka seluruh tubuh dibersihkan sehingga badan benar-benar bersih dari berbagai virus dan kuman," kata Risma, seperti yang dikutip dari Kompas.com.

Dua buah bilik sterilisasi pun telah dipasang Pemkot Surabaya di Bandara Juanda pada Minggu (22/03/2020).

Bilik-bilik tersebut dipasang di terminal pintu kedatangan satu dan dua.

Waktu Salat Magrib 30 Maret 2020 di Belitung, Beltim, Sungailiat & Pangkalpinang Serta Lokasi Masjid

 Nantinya, setiap pengunjung yang berada di terminal kedatangan domestik maupun internasional akan melewati proses skrining melalui bilik tersebut.

Diharapkan dengan begini, orang-orang yang keluar masuk melalui Bandara Juanda tidak menularkan virus corona.

Sebab, hingga saat ini WHO pun belum merekomendasikan cairan apapun yang bisa membunuh virus corona.

Sedangkan cairan disinfektan yang berbahan alkohol dan klorin justru akan merusak pakaian dan selaput lendir manusia seperti mata dan mulut.

"Spraying such substances can be harmful to clothes or mucous membranes. Be aware that both alcohol and chlorine can be useful to disinfect surfaces, but the need to be used under appropriate recommendations,

Halaman
12
Sumber: Grid.ID
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved