Virus Corona di Belitung

Hasil Rapid Test Pasien 02 Positif Covid-19, Rumah Sakit Cek Kembali Swab di Laboratorium Kemenkes

RSUD memutuskan agar pasien rujukan Belitung Timur menggunakan metode repid test. Alhasil lelaki berusia 32 tahun itu positif covid-19

Tayang:
Penulis: Disa Aryandi | Editor: Ardhina Trisila Sakti
Dok/RSUD Marsidi Judono
Petugas RSUD Marsidi Judono Tanjungpandan menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) menangani dua pasien berstatus PDP Covid-19. 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Direktur RSUD H Marsidi Judono Kabupaten Belitung dr Hendra mengatakan, hasil sampel swab tenggorokan pasien nomor 02 yang tak ditemukan di laboratorium Kementerian Kesehatan, hari ini Rabu (1/4/2020) kembali menjalani pemeriksaan dengan cara lain.

RSUD memutuskan agar pasien rujukan Belitung Timur tersebut menggunakan metode repid test.

Alhasil lelaki berusia 32 tahun itu positif terjangkit covid-19.

"Kami sudah lakukan rapid test dan hasilnya positif kalau menggunakan rapid test, artinya memang di dalam tubuh dia pernah ada virus itu," ungkap Hendra kepada posbelitung.co, rabu (1/4/2020).

Namun untuk memastikan bahwa tubuh pasien nomor 02 itu masih ada virus atau tidak di bagian tubuhnya.

Maka petugas rumah sakit memutuskan untuk mengambil sampel swab tenggorokan kepada pasien tersebut.

"Kemarin sudah kami ambil swab tenggorokannya dan akan kami kirimkan ke laboratorium Kementerian Kesehatan. Nah untuk pasien tersebut, sekarang kami rawat inapkan dulu sampai hasilnya keluar dari Kementerian nanti," ujarnya.

Hasil rapid test ini memang belum menjadi acuan 100 persen bahwa pasien 02 tersebut positif.

Namun di tubuh pasien dideteksi pernah terjangkit virus corona, hanya saja anti body di tubuhnya mampu melawan virus tersebut.

"Makanya kami ingin pastikan itu kembali dengan mengambil sampel swab tenggorokan kepada dia. Itu untuk mengetahui apakah masih ada virus atau tidak ditubuhnya," bebernya.

Satu Nomor 34 di Belitung Positif Covid-19 

Sebelumnya Satu pasien di RSUD H Marsidi Judono Kabupaten Belitung, Senin (30/3/2020) dinyatakan positif covid-19.

Pasien tersebut disebut pasien nomor 34, dan berjenis kelamin laki - laki, dengan usia 54 tahun.

Pasien ini dinyatakan positif, setelah sampel swab tenggorokan dilakukan pengujian laboratorium di Kementerian Kesehatan.

Sampel pasien nomor 34 ini, melakukan uji laboratorium bersamaan dengan sampel pasien nomor dan nomor 37.

Namun untuk dua sampel tersebut dinyatakan negatif dari hasil uji laboratorium.

"Jadi hasil pemeriksaan yang kami terima, satu orang positif, dan dua negatif. Kami masih menunggu hasil lainnya. Masih ada 6 sampel yang belum keluar, 4 orang berstatus PDP dan 2 orang ODP," ungkap Bupati Belitung H Sahani Saleh (Sanem), senin (30/3/2020) saat melakukan konfrensi pers.

Satu orang pasien positif ini adalah pasien pertama positif covid-19 di Provinsi Bangka Belitung dan menjadikan Provinsi Bangka Belitung menjadi provinsi ke 31 terjangkit kasus Covid-19.

"Kepada masyarakat, kami minta jangan panik dan tetap waspada serta mengikuti instruksi pemerintah. Tidak ada yang menimbun makanan, karena stok untuk logistik kita masih cukup untuk tiga bulan kedepan," ucapnya.

Pasien nomor 34 ini, disebut-sebut berstatus salah satu pimpinan instansi vertikal di Kabupaten Belitung.

Bupati Belitung enggan menyebutkan nama kantor tempat pasien momor 34 ini bekerja dan hanya menyebut kantor 'X'.

Sanem menceritakan, pasien nomor 34 ini kali pertama datang ke UGD RSUD H Marsidi Judono pada 23 Maret 2020, pukul 20.00 WIB, langsung menuju covid center di Gedung Isolasi A. 

Di situ pasien yang pernah melakukan perjalanan ke local transmission di Pulau Jawa, melakukan pemeriksaan standar dan dilakukan pengambilan swab tenggorokan pertama.

Saat itu pasien dinyatakan ODP, lantaran kondisi pasien masih baik dan pasien dipulangkan untuk diminta datang kembali ke RSUD H Marsidi Judono pada 25 Maret 2020 pukul 09.00 WIB untuk pengambilan swab kedua.

"Di situ ternyata hasil pemeriksaan rontgen menunjukkan ada tanda-tanda pneumonia, sehingga pasien 034 dinaikkan statusnya menjadi PDP dan diisolasi di Gedung Isolasi B," ucapnya. 

(Posbelitung.co/Disa Aryandi)

Sumber: Pos Belitung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved