Berita Belitung

Curhat Pelaku UMKM Sampai Menangis Memikirkan Nasib Pekerja Harus Dirumahkan Akibat Dampak Corona

Pandemi Covid-19, imbasnya begitu terasa bagi pemilik Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), tak terkecuali bagi Miftahun

Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari
Pemilik UMKM Krispi Jaya Miftahun saat ditemui Pos Belitung di tempat produksinya, Gang Krispi, Jalan Munir, Desa Air Saga, Tanjungpandan, Senin (6/4/2020) 

POSBELITUNG.CO,BELITUNG--Pandemi Covid-19, imbasnya begitu terasa bagi pemilik Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), tak terkecuali bagi Miftahun, pemilik Krispi Jaya.

Ketika ditemui Posbelitung.co di tempat produksinya, Gang Krispi, Jalan Munir, Desa Air Saga mengisahkan perjuangannya mempertahankan usaha yang dibangunnya bertahun-tahun.

Namun saat ini, sudah sebulan ia tak produksi, hingga harus merumahkan 10 pekerjanya.

Jaya mengatakan tak hanya merosot, kondisi UMKM saat ini bahkan bisa disebut tumbang, bahkan roboh.

Modal sudah terlanjur dimakan, sementara produksi telah dihentikan selama sebulan karena tak ada lagi permintaan dari toko oleh-oleh.

Bak sudah jatuh tertimpa tangga, produk yang sudah masuk ke toko oleh-oleh bahkan sudah dikembalikan sebelum waktunya.

Jika saja semua toko oleh-oleh mengharuskannya menarik semua produk, ia memperkirakan kerugiannya bisa sampai Rp 10 juta.

Tapi saat ini memang ada beberapa toko yang telah membayar produk namun tak memintanya membayar ganti, hanya perlu memasukkan produk serupa ketika kondisi sudah kondusif.

Beban lain yang dipikulnya juga termasuk bahan-bahan yang telah ada harus tertahan di tempat produksi.

Bahkan memikirkan nasib 10 pekerja yang kini harus dirumahkan juga membuatnya kerap menangis.

Halaman
12
Penulis: Adelina Nurmalitasari
Editor: nurhayati
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved