Virus Corona di Belitung
Dua Warga Belitung Positif Covid-19, dr Hendra Minta Jangan Panik dan Terapkah Langkah Pencegahan
Direktur RSUD Marsidi Judono dr.Hendra mengimbau kepada masyarakat agar jangan panik, walau sudah ada yang dinyatakan positif covid-19
POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Direktur RSUD Marsidi Judono dr.Hendra mengimbau kepada masyarakat agar jangan panik, walaupun demikian sudah ada yang dinyatakan positif kembali.
Sebab pasien 211 berumur 34 tahun yang dinyatakan positif kedua merupakan warga lokal tranmision (asli daerah) Pulau Belitung.
Selain itu masyarakat boleh menjauhi penyakitnya, akan tetapi jangan menjauhi keluarga yang bersangkutan.
"Saya berpesan agar masyarakat dalam hal ini tetap waspada, tetap jalankan protokol kesehatan. Sesuai dengan anjuran Pemerintah Daerah dengan artian menjaga jarak, dan perbanyaklah berolahraga, minum vitamin, serta rutin mencuci tangan," kata dr. Hendra kepada posbelitung.co, Sabtu (11/4/2020).
Rapid Test
Direktur RSUD Marsidi Judono dr Hendra mengatakan semua orang yang pernah berkontak langsung dengan pasien nomor 211 yang dinyatakan positif kedua di Belitung semuanya akan dilakukan tracking (pelacakan).
"Ya semua akan dilakukan pengecekan rapid test, baik itu rekan kerja, teman, orang yang berinteraksi secara dekat. Terkhusus bagi keluarga akan dilakukan pengambilan swab," kata dr. Hendra kepada posbelitung.co, Sabtu (11/4/2020).
Dikatakan dr. Hendra pasien 211 yang dinyatakan positif kedua sebelumnya tak pernah mengalami gejala apapun, serta dapat diartikan dalam Orang Dalam Pemantauan (ODP) akan tetapi tanpa gejala.
Pihak RSUD Marsidi Judono sudah terlebih dahulu mengambil swab tenggorokan sebanyak dua kali pada hari yang berbeda dan hasilnya positif.
"Pasien 211 ini sempat bertemu dan kontak langsung di ruangan. Dengan pasien 034 yang dinyatakan positif pertama," ujar dr. Hendra.
Sebelumnya diberitakan Gugus tugas covid-19 Kabupaten Belitung Sabtu (11/4/2020) akan langsung melakukan tracking (pelacakan) terhadap pasien nomor 211 yang positif covid-19. Tracking (pelacakan) ini akan dilakukan terutama terhadap keluarga pasien, orang terdekat, dan orang yang pernah melakukan kontak berat, sedang serta ringan terhadap pasien.
"Ya kami akan tracking langsung, nanti petugas gugus dinas kesehatan yang akan melakukan tracking," ungkap Direktur RSUD H Marsidi Judono Kabupaten Belitung dr Hendra kepada posbelitung.co.
Pasien ini terjangkit covid-19 dari cluster pasien nomor 34. Pasien nomor 211 pernah berada di dalam satu ruangan bersama pasien nomor 34 dan pernah melakukan komunikasi.
"Iya pernah berada di satu ruangan, dan pasien ini awalnya hanya orang tanpa gejala (OTG). Awalnya memang hasil rapid test nya positif dan orang ini tidak ada gejala apapun. Ini sebetulnya yang mengkhawatirkan," ucapnya.
Khusus rapid test terhadap orang-orang yang pernah kontak dengan pasien 211, rencana akan dilakukan pengecekan terlebih dahulu dengan metode rapid test.
Apabila memungkinkan akan melakukan swab tenggorokan.
"Tapi yang terdekat akan kami lakukan dengan cara swab. VTM (virus transfer media) kita masih ada, sekitar 150 VTM, tapi sudah terpakai beberapa," bebernya.
Pasien Kedua Positif Covid-19 di RSUD Marsidi Judono Belitung
Direktur RSUD H Marsidi Judono Kabupaten Belitung dr Hendra mengatakan, untuk pasien positif kedua terjangkit covid-19 di Belitung, disebut dengan pasien nomor 211. Pasien ini merupakan warga Belitung yang sebelumnya berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP).
Setelah hasil rapid test menunjukan positif. Pasien nomor 211 ini merupakan lokal transmission atau orang yang pertama di Pulau Belitung terjangkit covid-19 dari cluster pasien nomor 34.
"Pasien ini sudah kami ambil swabnya dari 5 April, yang pertama dan 6 April swab ke dua. Kondisi pasien sudah dalam proses penyembuhan dan terbukti sampai saat ini kondisi pasien 211 positif covid-19 tidak menunjukkan gejala apapun, sehat walafiat" kata Hendra.
Pasien ini sekarang sedang menjalani perawatan di RSUD H Marsidi Judono Belitung. Rencana petugas medis, besok pagi kembali akan melakukan pengambilan swab tenggorokan ulang kepada pasien tersebut.
"Senin besol tanggal 13 April, swab nya akan kami kirimkan. Secara umum untuk sekarang yang terdata, kami telah menangani 332 orang terkait covid-19 yang terdiri atas 17 orang PDP, 83 ODP, 231 OTG dan 2 kasus positif covid-19," bebernya.
Satu Lagi Pasien Positif Covid-19 di Belitung
Sebelumnya diberitakan, satu pasien positif covid-19 di Kabupaten Belitung, Sabtu, (11/4/2020) kembali RSUD H Marsidi Judono Belitung mendapatkan kabar hasil pengujian swab tenggorokan.
Hasilnya satu orang pasien dalam pengawasan (PDP) dinyatakan positif covid-19.
"Ya benar (satu orang positif lagi). Sementara saya no comment dulu ya," ucap Direktur RSUD H Marsidi Judono Kabupaten Belitung dr Hendra kepada posbelitung.co, sabtu (11/4/2020).
Pasien ini positif covid-19 setelah melakukan perjalanan ke local transmisi.
Satu lagi tambahan pasien yang dinyatakan positif Covid-19 juga diumumkan oleh tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Pusat, Sabtu (11/4/2020) sore.
"Hasil klarifikasi, specimen 1 negatif, specimen 2 positif, ia adalah Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Belitung,"jelas Ketua Sekretariat Puskodalops Tim Gugus Tugas Covid-19 Babel, Mikron Antariksa, kepada bangkapos.com, Sabtu (11/4/2020).
Mikron menambahkan yang bersangkutan diduga merupakan pasien pertama tranmisi lokal.
"Kita masih menelusuri dan konfirmasi ke instansi terkait didaerah,"ujarnya.
Berdasarkan data terbaru dari laman covid19.go.id Sabtu (11/4/2020) sore, pasien yang terkonfimasi positif covid-19 di Bangka Belitung memang bertambah jadi 4 orang, satu meninggal dunia, dan belum ada pasien yang sembuh.
(posbelitung.co/Ferdi Aditiawan/Disa Aryandi)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/ilustrasi-virus-corona-77.jpg)