Berita Belitung
Gas 3 Kg Langka, Kabag Ekonomi Belitung Sebut Pengawasannya Ranah Pemprov Babel
Dari segi pengawasan terhadap penyaluran Gas LPG subsidi itu, Syamsudin mengatakan sepenuhnya menjadi ranah Pemerintah Provinsi (Pemprov).
Penulis: Disa Aryandi | Editor: Hendra
POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Kepala Bagian (Kabag) Ekonomi Sekretariat Daerah (Setda) Pemerintah Kabupaten Belitung Syamsuddin mengatakan, untuk persoalan Gas LPG 3 kilogram (Kg), tidak dipungkiri sekarang ini banyak mendapat pengaduan dari masyarakat melalui program besadu.
Mantan Camat Membalong tersebut, sudah menjawab berbagai pengaduan masyarakat.
Hanya saja, dari segi pengawasan terhadap penyaluran Gas LPG subsidi itu, sepenuhnya menjadi ranah Pemerintah Provinsi (Pemprov).
"Ya kami hanya sebatas mengatur HET (harga eceran tertinggi) saja, kalau untuk yang lainnya di Provinsi. Tapi kalau untuk pangkalan, semua Desa/Kelurahan di Belitung ini ada, hanya Desa Sumedang yang tidak ada," kata Syamsuddin kepada Posbelitung.co, kamis (23/4/2020).
Apakah Gas tersebut diperuntukkan untuk ASN, TNI-Polri, atau pengusaha yang memiliki penghasilan di atas Upah Minimun Rakyat (UMR), Syamsuddin tidak berkomentar terkiat persoalan tersebut.
"Saya no coment soal itu. Kita melihat dari diri sendiri, kita menggunakan yang mana. Jangan sampai hak orang lain itu hilang karena kita yang memanfaatkan nya, jadi tergantung kesadaran masyarakat, ini untuk kita atau bukan," ucap dia.
Kata Syamsuddin, untuk setiap pangkalan Gas LPG 3 Kg di Belitung rata-rata mendapat pasokan 200 tabung melon. Namun tidak dipungkiri, ada yang lebih dan ada yang kurang dari angka tersebut.
"Hanya saja yang jelas, untuk pengawasan di Provinsi, tapi kenyataannya, walaupun itu kewenangan Provinsi, masyarakat mengadu nya ke Kabupaten. Ya kami hanya sebatas menentukan HET itu saja, tapi HET ini juga terkadang tidak di hiraukan oleh pihak pangkalan," ucapnya.
(Posbelitung.co/Disa Aryandi)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/pembagian-tabung-gas-elpiji-3-kg.jpg)