Breaking News:

Jaga Diri & Keluarga, Ketahui 5 Kelemahan Virus Corona dan Siap-siap Hadapi Puncak Pandemi Covid-19

Inilah 5 Kelemahan Virus Corona dan Siap-siap Hadapi Puncak Pandemi Covid-19, Jaga Diri & Keluarga

Editor: Asmadi Pandapotan Siregar
Freepik
ILUSTRASI VIRUS CORONA__ Jaga Diri & Keluarga, Ketahui 5 Kelemahan Virus Corona dan Siap-siap Hadapi Puncak Pandemi Covid-19 

Namun, beberapa faktor dapat memengaruhi perkiraan puncak wabah. Mudik warga Jakarta ke berbagai wilayah di Indonesia, misalnya, diprediksi bisa mempengaruhi pola penyebaran Covid-19.

Menurut Andrew, gerakan mudik akan memunculkan kasus-kasus baru dan mengubah masa puncak wabah.

"Upaya yang dapat dilakukan adalah menghambat penyebaran dengan mengurangi kemungkinan transmisi virus antar manusia, hingga seluruh penderita sembuh dan terbebas dari virus," ujarnya.

Rumah Aselih Dirusak Setelah Laporkan Hal ini Lewat Twitter, Anaknya Tak Ingin Orangtua Kena Corona

Lantas, kapan puncak dan perkiraan wabah virus corona di Indonesia akan berakhir?

1. Prediksi BIN

Pada 13 Maret 2020, Badan Intelijen Negara (BIN) memperkirakan puncak persebaran virus corona di Indonesia terjadi pada Mei 2020.

Perhitungan tersebut disampaikan Deputi V BIN Afini Noer berdasarkan hasil simulasi permodelan pemerintah terhadap data pasien Covid-19. Ia mengatakan, masa puncak penyebaran virus corona kemungkinan terjadi dalam 60–80 hari setelah kasus pertama terkonfirmasi.

Seperti diberitakan Kompas.com, Jumat (3/4/2020), BIN memperkirakan puncak akan terjadi pada Juli 2020.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo, yang menyebutkan, perhitungan puncak wabah covid-19 pada Juli didasarkan data dari Badan Intelijen Negara (BIN).

Berdasarkan data BIN tersebut, diperkirakan pada Juli 2020, penyebaran Covid-19 di Tanah Air akan mencapai 106.287 kasus. Merujuk data perkiraan tersebut, kasus Covid-19 akan mengalami peningkatan dari akhir Maret sebanyak 1.577 kasus, akhir April sebanyak 27.307 kasus, 95.451 kasus di akhir Mei dan 105.765 kasus di akhir Juni.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved