Breaking News:

Terbaru Jadwal Masuk Sekolah T.A Baru, Lazimnya di Juli 2020 Pekan Ketiga, Tak Harus Tatap Muka

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menegaskan tahun ajaran baru 2020 lazimnya dimulai pada pekan ketiga bulan Juli 2020

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
ILUSTRASI aturan baru di sekolah, di tengah wabah virus corona 

POSBELITUNG.CO -- Tahun ajaran (T.A) baru 2020 lazimnya dimulai pada pekan ketiga bulan Juli 2020, namun tahun ajaran baru nanti tidak harus melalui tatap muka, hal itu ditegaskan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). 

Selain itu, Kemendikbud juga menerbitkan panduan belajar di rumah yang di antaranya merekomendasikan 23 link sumber pembelajaran. 

Di tengah belum jelasnya jadwal masuk sekolah, Kemendikbud menerbitkkan SE Sekretaris Jenderal No 15 Tahun 2020 tentang Pedoman Penyelenggaraan Belajar Dari Rumah Dalam Masa Darurat Penyebaran Covid-19

Staf Ahli Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Regulasi, Chatarina Mulia Girsang mengatakan SE Sesjen No 15 Tahun 2020 memperkuat SE Mendikbud Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pendidikan Dalam Masa Darurat Coronavirus Disease (Covid-19). 

“Saat ini layanan pembelajaran masih mengikuti SE Mendikbud nomor 4 tahun 2020 yang diperkuat dengan SE Sesjen nomor 15 tahun 2020 tentang Pedoman Pelaksanaan Belajar dari Rumah selama darurat Covid19,” kata Chatarina dalam siaran pers yang diterima Tribunnews.com, Jumat (29/5/2020).

Cara Belajar Siswa di Tahun Ajaran Baru Tidak Harus Lewat Tatap Muka, Ini Penjelasannya

Lewat panduan tersebut, Kemendikbud ingin memastikan layanan pendidikan tetap berjalan tanpa mengabaikan keselamatan siswa. 

Chatarina mengingatkan kegiatan belajar di rumah untuk memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi peserta didik, tanpa terbebani tuntutan menuntaskan seluruh capaian kurikulum serta difokuskan pada pendidikan kecakapan hidup, antara lain mengenai pandemi Covid-19.

Siswa sekolah dasar negeri 002 Ranai melakukan aktivitas belajar menggunakan masker di Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, Indonesia, Selasa (4/2/2020). Mendikbud Nadiem Makarim membantah pernah mengeluarkan kepastian dimulainya kembali masa sekolah. (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)
Siswa sekolah dasar negeri 002 Ranai melakukan aktivitas belajar menggunakan masker di Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, Indonesia, Selasa (4/2/2020). Mendikbud Nadiem Makarim membantah pernah mengeluarkan kepastian dimulainya kembali masa sekolah. (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

“Materi pembelajaran bersifat inklusif sesuai dengan usia dan jenjang pendidikan, konteks budaya, karakter dan jenis kekhususan peserta didik,” katanya.

Dalam proses ini belajar di rumah, aktivitas dan penugasan bisa berbeda-beda antar daerah. 

“Hasil belajar peserta didik selama BDR diberi umpan balik yang bersifat kualitatif dan berguna dari guru tanpa diharuskan memberi skor/nilai kuantitatif, serta mengedapankan pola interaksi dan komunikasi yang positif antara guru dengan orang tua,” terangnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved