99 Tahun Soeharto
Jawaban Soeharto saat Ditawarkan Berlindung ke Negara Lain Usai Dilengserkan
Mbak Tutut pun membagikannya kisah ketika Soeharto dilengserkan pada Mei 1998 lalu. Melalui gerakan reformasi oleh ribuan mahasiswa.
Siti Hardijanti Rukmana atau yang sering dikenal dengan nama Mbak Tutut, mengenang hari lahir sang Ayah ke -99 Tahun, HM Soeharto (8 Juni 1921 – 8 Juni 2020).
POSBELITUNG.CO--Mbak Tutut pun membagikannya kisah ketika Soeharto dilengserkan pada Mei 1998 lalu.
Melalui gerakan reformasi oleh ribuan mahasiswa.
Namun, Mbak Tutut mengaku kagum dengan sang Ayah.
Di mana saat kerusuhan terjadi, Soeharto sempat ditawarkan oleh beberapa presiden untuk ke negaranya.
Tawaran tersebut untuk mengamankan Soeharto untuk menghindari kerusuhan yang terjadi di beberapa daerah Indonesia.
Kisah itu ia bagikan melalui akun Twitter-nya @TututSoeharto49 dan websitenya https://www.tututsoeharto.id/bersyukurlah-kita-masih-di-uji-allah/
Berikut kisah tersebut:
BERSYUKURLAH KITA MASIH DI UJI ALLAH
Masih pada tahun 1998. Pada saat itu bapak sudah memutuskan untuk berhenti menjadi Presiden RI, setelah adanya desakan sebagian masyarakat dan mahasiswa.
Lalu mulai muncullah hujatan, cacian, makian, dan beragam tuduhan ditujukan pada bapak dan keluarga. Berat rasanya bagi saya dan adik-adik menerima semua tekanan ini.
Walau bapak selalu mengingatkan agar kami sabar dan jangan dendam.
Pada saat itu keadaan sangat mencekam.
Begitu banyak orang turun ke jalan (ukuran kala itu) untuk melakukan demo. Situasi tidak terkontrol lagi.
Penjarahan di mana-mana. Berhari-hari hal ini berlangsung.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/soeharto-didampingi-wapres-bj-habibie.jpg)