Berita Belitung

Yossianis Menyusuri Puluhan Kilometer Berjalan Menuju Geosite Belitung, Nikmati Keindahan Alam

Namun WFH ala Yossianis Marciano berbeda. Walking from home atau berjalan dari rumah, itulah yang dilakukannya dua pekan terakhir ini.

Tayang:
Ist/Yossianis Marciano
Yossianis Marciano sat berada di Bukit Peramun 

POSBLITUNG.CO--Baru-baru ini istilah WFH alias work from home begitu santer disebutkan karena banyak orang bekerja dari rumah akibat pandemi. '

Namun WFH ala Yossianis Marciano berbeda. Walking from home atau berjalan dari rumah, itulah yang dilakukannya dua pekan terakhir ini.

Yossi yang terbiasa berjalan karena punya hobi mendaki gunung ini mulai menjajal hobinya itu di Negeri Laskar Pelangi.

Sebagai pulau yang terkenal dengan keindahan alam hinga dinobatkan sebagai satu geopark, ia tertarik memperkenalkan Belitung kepada teman-temannya di luar daerah bahkan di luar negeri.

Menyesuaikan dengan hobinya itu, ia pun berjalan kaki puluhan kilometer dari rumahnya menuju ke geosite di Belitung.

Pekan lalu, ia menyusuri jalanan menuju Gurok Beraye di Gunung Tajam. Jarak 35 kilometer itu ditempuhnya selama 6 jam 30 menit.

Sabtu (20/6/2020) ini Yossi (panggilan akrabnya) berangkat dari rumahnya di Jalan Irian, Tanjungpandan ke Bukit Peramun di Desa Air Selumar, Kecamatan Sijuk. Dari rumahnya, ia berangkat pukul 4.45 WIB, menempuh jarak sekitar 30 kilometer.

Yossianis Marciano saat berjalan ke Bukit Peramun
Yossianis Marciano saat berjalan ke Bukit Peramun (Ist/Yossianis Marciano)

Baginya, motivasi walking from home karena dapat menikmati keindahan alam dengan cara murah dan sehat.

Apalagi, di sepanjang perjalanan, dirinya menikmati hal-hal menarik. Seperti aktivitas pagi warga di tempat-tempat yang dilaluinya.

"Bisa lebih mengenal dan mengetahui lingkungan. Jadi bisa melihat orang Belitung itu kalau pagi aktivitasnya ngapain, saya pengen tahu, kalau subuh-subuh, ada yang ke pasar, ada yang jualan. Di jalan bisa melihat rumah-rumah tradisional dan kebiasaan orang Belitung," ungkap pria asal Jakarta ini.

Selama di perjalanan, ia menyebut tak pernah memaksakan diri. Karena tujuannya berjalan juga sekaligus bersantai, tak jarang pula dia singgah ke tempat makan hingga menikmati jajak atau kue tradisional.

Sensasi inilah yang membuatnya tak jera, justru ketagihan menapaki geosite lainnya.

Setelah sekitar empat jam berjalan, ia pun tiba di Bukit Peramun.

Yossianis Marciano berfoto bersama Adong Ketua Hkm Arsel Community, Sabtu (20/6/2020)
Yossianis Marciano berfoto bersama Adong Ketua Hkm Arsel Community, Sabtu (20/6/2020) (Ist/Yossianis Marciano)

Kedatangannya juga disambut Adong, Ketua HKm Arsel Community yang langsung memandunya tracking ke puncak bukit. Selama menapaki jalan setapak menuju bukit, sesekali mereka singgah.

Adong juga memperkenalkan teknologi yang ada di objek wisata yang juga disebut hutan digital itu.

Sumber: Pos Belitung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved