Info Kesehatan

Mengenal Penyakit Autoimun, Kasusnya Meningkat Drastis, Ternyata Ini Pemicunya

Sejatinya sistem kekebalan tubuh bertugas melindungi kita dari serangan virus, bakteri, parasit, atau penyusup patogen lainnya.

Mitra Kesehatan
Jarum suntik 

Apa pemicunya?

Para ilmuwan menduga perubahan gaya hidup modern membuat makin banyak penyakit autoimun muncul. Misalnya, makin banyak persalinan dibantu operasi caesar. Pada persalinan alamiah, bayi akan kontak dengan banyak bakteri dan virus saat melewati saluran kelahiran.

Dengan begitu sistem kekebalan tubuh bayi belajar, bagaimana membuat beragam patogen di lingkungan hidupnya menjadi tidak berbahaya. Pada bayi yang lahir dengan cara operasi, mereka lahir secara steril dan tidak kontak dengan bakteri atau virus.

Selain itu, bayi ini juga diberi makanan yang steril, bukan air susu ibu yang juga mengandung banyak khasiat.

“Dalam jangka panjang, kondisi steril suatu waktu akan memicu kebingungan sistem kekebalan tubuh. Akibatnya sistem kekebalan memicu proses peradangan pada tubuh sendiri," papar Radke yang juga dokter anak.

Selain itu, sekarang ini makin banyak bahan makanan yang awet dan tahan lama, dengan cara membunuh bakteri.

Karena itu, banyak anak-anak yang sistem kekebalannya tidak berfungsi dan melakukan apa yang seharusnya, yakni melindungi tubuh dari bibit penyakit dan penyusup.

Mengapa sistem kekebalan menyerang tubuh?

Para ilmuwan hingga kini masih belum mampu menjelaskan secara rinci, mengapa fenomena itu terjadi.

Namun dalam beberapa tahun terakhir, mereka menyimpulkan, faktor genetika memainkan peranan penting bagi munculnya penyakit autoimun.

Faktor penting lainnya adalah lingkungan yang kini dipenuhi banyak unsur kimia buatan manusia.

Selain itu komposisi flora usus, juga memengaruhi munculnya sejumlah penyakit autoimun. Faktor makanan memengaruhi komposisi flora usus ini.

Kebiasaan merokok, kekurangan vitamin D akibat kurangnya paparan sinar matahari, dan faktor hormonal juga masuk dalam daftar pemicu penyakt autoimun. Menurut para imuwan, faktor stres juga tidak boleh diremehkan.

Terpapar mikroba bisa bantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh anak
Terpapar mikroba bisa bantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh anak (newscientist.com)

Tidak bisa disembuhkan

Para dokter dan ilmuwan juga menyebutkan, hingga kini mereka belum dapat menyembuhkan penyakit autoimun. Namun, para dokter kini sudah bisa mengendalikan gejalanya dengan lebih baik.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved