Breaking News:

Bangka Belitung Resmi Gugat UU Minerba ke MK, Begini Jawaban Kementrian ESDM

Undang-undang yang baru berusia sebulan ini digugat karena berpotensi merugikan daerah, khususnya provinsi Bangka Belitung.

Pos Belitung/Disa Aryandi
Lahan bekas tambang di sekitar wilayah Kecamatan Gantung, dari pengamatan udara saat pemantauan banjir dengan menggunakan helikopter Tim BNPB, Kamis (20/7/2017) Pos Belitung/Disa Aryandi 

POSBELITUNG.CO, JAKARTA-- Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman menggugat  Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara (UU Minerba) ke Mahkamah Konstitusi (MK), Jumat (10/7/2020).

Undang-undang yang baru berusia sebulan ini digugat karena berpotensi merugikan daerah, khususnya provinsi Bangka Belitung.

Dimana Provinsi Bangka Belitung yang merupakan daerah penghasil timah merasa dirugikan dengan adanya undang-undang ini.

Para penggugat mengajukan uji formil yang berkasnya telah diserahkan ke MK pada Jum'at (10/7) siang tadi.

Para pemohon gugatan menilai proses pembentukan dan pembahasan UU No. 3 Tahun 2020 melanggar sejumlah ketentuan.

Tapi pemerintah masih bergeming dan menganggap bahwa proses pembahasan bersama dengan Komisi VII DPR RI masih dalam koridor ketentuan yang berlaku.

"Setiap orang punya hak menggugat. Kalau tidak sesuai (aturan) kenapa bisa keluar (terbit UU Minerba baru)," kata Sekretaris Direktorat Jenderal Minerba Kementerian ESDM Heri Nurzaman kepada Kontan.co.id, Jum'at (10/7).

Asal tahu saja, proses pembahasan UU Minerba baru dilakukan oleh Komisi VII DPR RI bersama pemerintah.

Ada lima kementerian yang mewakili pemerintah, yakni Kementerian ESDM, Kementerian Perindustrian, Kementerian Keuangan, Kementerian Dalam Negeri, serta Kementerian Hukum dan HAM.

Meski UU No. 3 Tahun 2020 telah digugat melalui uji formil ke MK, tapi Heri mengatakan bahwa penyusunan Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) sebagai aturan turunan dari UU Minerba baru itu terus berlanjut. 

Halaman
1234
Editor: Hendra
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved