Kriminalitas
Istri Hamil Tewas Dipelukan Suami, Warga Ungkit Hal Nahas yang Pernah Dialami Korban
Malang nasib yang menimpa Tayyibah, perempuan berusia 28 tahun yang sedang hamil muda.
Karena hal itu, Ansori menjadi kesal hingga memukuli istrinya.
"Korban dengan pelaku (suaminya) di dalam toko sembako (TKP) tinggal berdua dan pelaku sering terjadi salah paham di saat istrinya dalam melayani pembeli sering kembaliannya lebih karena merasa rugi, pelaku ribut dan di tendang," ujar Kapolsek Pamulang, Kompol Supiyanto, di Mapolsek Pamulang.
Tayyibah yang sedang hamil itu tak berdaya dianiaya suaminya hingga akhirnya meninggal dunia.
Tak lama kemudian, seorang warga datang ke warung lalu mendapati Tayyibah dalam keadaan tak sadarkan diri dipelukan Ansori.
Warga juga melihat ada beberapa luka lebam di tubuh istri Ansori hingga kemudian melaporkan ke polisi.
Ansori diamankan polisi sementara nyawa Tayyibah tak tertolong.
Kejadian nahas sebelum Tayyibah wafat
Rupanya, tak hanya sekali Tayyibah mendapat perlakuan tak manusiawi dari Ansori.
Beberapa warga bersaksi pernah melihat sendiri perlakuan Ansori kepada Tayyibah, salah satunya Dino (50).
Dikatakan Dino, Ansori kerap terlihat menganiaya Tayyibah saat ada pelanggan datang ke warung.
"Galak (Ansori), di depan orang pernah dia (Tayyibah) ngembaliin salah dibentak di depan pembeli,"
"Orangnya galak lah sama bini, orang semua pada tahu," kata Dino dikutip TribunJakarta.com dari WartaKotalive.
Lanjut Doni, Ansori telah lama membuka usaha warung kelontong di kawasan Pondok Cabe Ilir, Pamulang itu.
Namun sosok Ansori, sambung Doni, jarang bergaul dengan lingkungan setempat.
"Orangnya memang pendiam," ujar Doni.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/ansori-terduga-kasus-pkdrt-di-mapolsek-pamulang.jpg)