Breaking News:

Pelaku Pelecehan Fetish Kain Jarik Ditetapkan sebagai Tersangka UU ITE, Terancam 6 Tahun Penjara

Polrestabes Surabaya akhirnya menetapkan G sebagai tersangka. Seperti diketahui, eks mahasiswa Universitas Airlangga itu merupakan terduga pelaku

Twitter.com/@m_fikris
Sebuah utas yang menceritakan penyimpangan seksual fetish kain jarik. 

POSBELITUNG.CO -- Polrestabes Surabaya akhirnya menetapkan G sebagai tersangka terduga dalam kasus pelecehan seksual fetish kain jarik. 

Adapun polisi menjerat eks mahasiswa Universitas Airlangga itu menggunakan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Kapolrestabes Surabaya Kombes Jhoni Isir menjelaskan alasan penetapan tersangka menggunakan sejumlah pasal dalam UU ITE itu.

"Kita sempat menggali dan menganalisa beberapa pasal seperti Pasal 292, Pasal 296, dan Pasal 297 KUHP, namun belum bisa diterapkan, akhirnya kita menyimpulkan pasal yang paling pas adalah pasal di UU ITE," kata Jhoni di Mapolrestabes Surabaya, Sabtu (8/8/2020) seperti dikutip dari Kompas.com.

G dijerat menggunakan Pasal 27 Ayat (4) juncto Pasal 45 Ayat (4) dan atau Pasal 29 juncto Pasal 45B Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang ITE, dan atau Pasal 335 KUHP tentang Perbuatan Tidak Menyenangkan, dengan ancaman enam tahun penjara.

5 Bahan Rumahan ini Disebut-sebut Bisa Mengatasi Radang Tenggorokan, di Antaranya Cuka Sari Apel

Pasal yang disangkakan itu berbunyi, setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan atau mentransmisikan dan atau membuat dapat diaksesnya informasi elektronik dan atau dokumen elektronik yang memiliki muatan pemerasan dan atau pengancaman.

"Pengancaman yang dimaksud adalah pelaku mengancam akan bunuh diri jika keinginannya tidak dilakukan korban. Korban dimaksud yang akan membungkus tubuhnya dengan kain jarik," jelas Jhoni.

Jhoni mengungkapkan, penerapan pasal tersebut telah melalui gelar perkara.

Polisi juga telah memeriksa sejumlah ahli, seperti ahli pidana, kedokteran, budaya, dan ahli ITE.

Aksi G, berakhir ketika ditangkap polisi di kampung halamannya, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah.

Halaman
1234
Penulis: tidakada008
Editor: Asmadi Pandapotan Siregar
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved