Breaking News:

Suara Dentuman dan Sinar Merah

Belitung Dihujani Meteor, Kepala BMKG: Belitung Punya Sejarah Batu Meteor Jatuh, Buktinya Batu Satam

Ia mengklaim, untuk sementara ini diduga kuat bahwa benda yang membuat heboh masyarakat itu, adalah batu meteor.

Penulis: Disa Aryandi | Editor: Khamelia
abc.net.au
Ilustrasi batu meteorit 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Kepala UPT Badan Meteorologi BMKG Buluh Tumbang, Tanjungpandan Carles mengatakan, sudah melakukan diskusi terkait benda langit yang bersinar, dan diikuti dengan suara dentuman di Pulau Belitung.

Ia mengklaim, untuk sementara ini diduga kuat bahwa benda yang membuat heboh masyarakat itu, adalah batu meteor. Pasalnya soal batu meteor ini, sudah ada pernyataan atau informasi dari Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan).

"Namun pada prinsipnya bukan masuk dalam Tupoksi kami (BMKG), tapi secara ilmuan, iya itu meteor. Adanya cahaya itu, karena ada gesekan benda langit dengan atmosfir," ungkap Carles kepada Posbelitung.co, selasa (11/8/2020).

Kepala UPT Badan Meteorologi BMKG Buluh Tumbang Tanjungpandan Carles
Kepala UPT Badan Meteorologi BMKG Buluh Tumbang Tanjungpandan Carles (Posbelitung.co/Dede Suhendar)

Suara dentuman tersebut, kata dia, tetap akan muncul, apabila benda apapun yang jatuh dari langit, sampai ke permukaan bumi serta melihat dari sejarah, Belitung masuk dalam catatan lokasi jatuhnya batu meteor.

"Buktinya batu satam tadi, hanya saja dulu tidak seheboh sekarang, soalnya belum banyak media sosial, dan memang informasi dari Lapan sedang terjadi hujan meteor," ujarnya.

Dari segi bahaya atau tidak nya batu meteor itu, jika jatuh ke permukaan bumi, lanjut dia, apabila jatuh di lokasi pemukiman pendudukan, tentu sangat berbahaya sekali.

"Tapi kalai jatuhnya di daerah yang terisolir, risiko bahayanya, terbilang minim. Tapi kami sudah menghubungi pusat, untuk mengecek kepastian dari benda langit tersebut," pungkasnya.

4 Fenomena Langit Mei 2020: Hujan Meteor Eta Aquarius hingga Matahari di Atas Kabah (instagram/lapan_ri)
4 Fenomena Langit Mei 2020: Hujan Meteor Eta Aquarius hingga Matahari di Atas Kabah (instagram/lapan_ri) (instagram/lapan_ri)

Hujan Meteor

Fenomena sekelebat cahaya dan suara dentuman menghebohkan masyarakat Pulau Belitung dan bahkan diketahui sampai ke Pulau Bangka. Cahaya tersebut sangat terang, berwarna kuning kemerahan, dan menghilang di langit dengan buntut berapi.

Menanggapi hal ini, Koordinator Diseminasi Pusat Sains Antariksa Lembaga Antariksa dan Penerbangan (Lapan) Republik Indonesia Emanuel Sungging Mumpuni mengatakan fenomena ini diprediksi dikarenakan meteor shower alias hujan meteor.

Halaman
12
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved