Seorang Pria Terekam CCTV Mencuri Celana Dalam Wanita, Diduga Perilaku Fetish
Setelah berhasil mendapatkan celana dalam tersebut, pria yang tak diketahui identitasnya itu pun pergi meninggalkan lokasi.
Para peneliti itu “mendiagnosis" bahwa pasien mengidap fetisisme - berdasarkan kombinasi riwayatnya dan hasil pemindaian otak.
Untuk menjelaskan penyebab fetish, sebagian besar ahli setuju bahwa fetish dimulai sejak awal kehidupan karena suatu kejadian, bukan keanehan biologis.
Namun, sebagian besar, mereka yang memiliki perilaku fetish dianggap tidak berbahaya dan tidak dianggap sebagai kondisi yang memerlukan perawatan.
Sementara itu, dokter spesialis kejiwaan, dr Andreas Kurniawan, Sp.KJ mengatakan fetish sebagai sesuatu yang wajar, mengingat hal ini adalah variasi dalam aktivitas seksual.
Umumnya, fetish dengan benda apapun tidak menjadi masalah selama tidak merugikan orang lain
“Kalau dalam istilah kesehatan mental ya, fetish tidak menimbulkan penderitaan dan tidak menimbulkan gangguan fungsi,” katanya dikutip dari Kompas.com.
Namun Andreas mengatakan bahwa fetish bukanlah penyakit yang bisa disembuhkan.
“Fetish bukan penyakit yang bisa disembuhkan. Itu kan ketertarikan kita, (misalnya) oh saya suka yang lebih muda atau yang lebih tua, saya suka yang pakai seragam ini. Itu kan bukan suatu penyakit,” ujarnya.
Suatu kondisi disebut gangguan kalau sudah menimbulkan penderitaan dan gangguan fungsi.
Pada kondisi tersebut Andreas menyarankan untuk mencari pertolongan psikiater atau psikolog agar bisa mengontrol gairahnya.
“Supaya dia berfungsi kembali untuk berelasi dengan orang secara aman dan nyaman,” ujar psikiater dari RS Eka Hospital Bekasi ini. (Serambinews.com/Agus Ramadhan)
Artikel ini telah tayang di SERAMBINEWS.COM dengan judul Viral Video Seorang Pria Terekam CCTV Mencuri Celana Dalam Wanita, Diduga Perilaku Fetish
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/seorang-pria-yang-menggunakan-jaket-berwarna-biru-dongker.jpg)