Seorang Pria Terekam CCTV Mencuri Celana Dalam Wanita, Diduga Perilaku Fetish
Setelah berhasil mendapatkan celana dalam tersebut, pria yang tak diketahui identitasnya itu pun pergi meninggalkan lokasi.
Kapolsek Jaten, Iptu Achmad Ridwan Prevost menyampaikan, pelaku, korban dan pihak desa sudah dimintai keterangan di kantor kepolisian kemarin.
"Kasus ini masih dalam penyelidikan. Pelaku masih dibawah umur. Pelaku juga masih dimintai keterangan dan wajib lapor," ujarnya.
Ia mengimbau kepada warga, apabila berhasil menangkap seorang pencuri supaya menahan diri terlebih dahulu.
Diduga Perilaku Fetish
Melansir dari situs Medical Daily, seseorang yang mencuri celana dalam memungkinkan orang tersebut memiliki perilaku fetish.
Fetish adalah sebuah kondisi dimana seseorang akan merasakan kepuasan atau gairah seksual dari objek-objek yang sifatnya bukan genital atau bukan kelamin.
Orang dengan gangguan fetish memiliki dorongan atau ketertarikan seksual yang berhubungan dengan benda mati.
Benda-benda mati itu bisa seperti kain jarik, celana dalam, stocking, kaos kaki, sepatu, sepatu berhak tinggi, guling bahkan sarung.
Menurut peneliti asal Jepang yang dipublikasikan dalam jurnal BJM Journal, seorang pasien berusia 24 tahun dirujuk ke rumah sakit setelah tertangkap dua kali mencuri celana dalam wanita.
Pria tersebut dijadikan objek penelitian tentang perilaku fetish terhadap celana dalam.
Para peneliti menggunakan pemindaian Magnetic Resonance Imaging (MRI) untuk menemukan dengan tepat apa yang menyebabkan fetish celana dalam pada pria itu.
"Pasien telah mencuri pakaian dalam wanita beberapa kali sejak usia 11 tahun, meskipun dia tidak menunjukkan minat pada pakaian dalam milik ibu, saudara perempuan, dan pacarnya," jelas ketua peneliti Koji Masuda dan rekannya.
Kemudian, para peneliti menggunakan pemindaian Single Photon Emission Computed Tomography (SPECT) otak pasien untuk melihat apakah ada penjelasan biologis untuk obsesinya yang abnormal.
Pemindaian tersebut mengungkapkan bahwa dia, pada kenyataannya, memiliki tata letak otak yang sedikit kurang dari biasanya.
Aliran darah serebral menurun di lobus temporal dan oksipital.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/seorang-pria-yang-menggunakan-jaket-berwarna-biru-dongker.jpg)