Info Kesehatan
10 Bahan Alami untuk Meredakan Hernia, Pakai Minyak Jarak hingga Jus Sayuran
Akibatnya, seseorang mungkin merasakan sakit di area yang menonjol saat batuk, mengangkat barang, atau membungkuk.
Apa yang harus dilakukan:
- Ambil kain katun yang dilipat menjadi beberapa lapisan.
- Rendam kain dalam minyak jarak (tidak menetes) dengan cara menuangkan minyak ke dalam panci terlebih dahulu.
- Tutupi area yang terkena dengan kain basah minyak.
- Anda juga dapat menutupi area tersebut dengan bungkus plastik (setelah mengoleskan kain) dan menerapkan kompres panas untuk penyerapan minyak yang lebih baik oleh tubuh.
- Hindari panas jika ada luka terbuka.
- Tutupi area tersebut dengan handuk dan biarkan selama 60-90 menit.
- Cuci area tersebut dengan soda kue dan larutan air.
- Ulangi proses tersebut setidaknya empat hari berturut-turut dalam seminggu.
6. Buttermilk
Pola makan yang aman selalu lebih baik untuk mencegah gejala hernia menjadi rumit.
Buttermilk dianggap sebagai pilihan yang aman bagi penderita hernia hiatal karena kaya akan probiotik yang membantu mengurangi asam di perut.
Makanan lain yang baik untuk hernia adalah yoghurt tanpa pemanis, biji-bijian, protein tanpa lemak, buah-buahan dan sayuran berdaun hijau.
Perhatian, jika Anda alergi terhadap buttermilk, hindari.
Yang harus dilakukan:
- Konsumsi setidaknya tiga kali sehari atau setiap kali makan.
7. Lada Hitam
Piperine dalam lada hitam memiliki sifat anti-inflamasi.
Ini banyak digunakan dalam mengobati peradangan dan masalah pencernaan seperti gangguan pencernaan, perut kembung dan refluks asam.
Ada lebih sedikit penelitian tentang bagaimana lada hitam mengobati hernia, tetapi senyawa aktifnya dapat membantu mencegah beberapa gejala dan mempercepat proses penyembuhan.
Apa yang harus dilakukan:
- Sertakan ramuan dalam setiap makan.
- Anda juga bisa menyantapnya dengan teh.
- Siapkan teh lemon setiap pagi dan tambahkan setengah sdt lada hitam.
8. Air
Hernia hiatus dapat memperburuk refluks asam di perut dan menyebabkan GERD.
Sebuah penelitian menemukan bahwa sering menyesap air membantu dalam pengelolaan refluks asam.