Geger! Situs Belajar Daring Kelas 2 SD Muncul Iklan Pornografi, Pemkot Surabaya Geram
Belum lama ini situs belajar daring untuk siswa sekolah dasar (SD) di Surabaya tengah menjadi sorotan publik....
POSBELITUNG.CO -- Belum lama ini situs belajar daring untuk siswa sekolah dasar (SD) di Surabaya tengah menjadi sorotan publik.
Hal itu dikarenakan dalam situs web yang digunakan untuk belajar daring, dikabarkan muncul iklan pornografi.
Diketahui, mulanya video berdurasi 33 detik itu memperlihatkan seorang perempuan tengah menunjukkan soal daring.
Dalam video tersebut tertulis 'Bahaya Kalau Daring Kelas 2 SD ternyata diselingi gambar Pornografi'.
Akhirnya, seorang perempuan di balik video itu akhirnya kaget saat gambar tak pantas tiba-tiba muncul di situs web belajar daring tersebut.
• Jadwal Salat Zuhur 16 Agustus 2020 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Serta Lokasi Masjid
Gambar itu dikabarkan muncul secara tiba-tiba di alamat webgurubp.com/soal-sbo-tv-a.
Melansir dari Tribun Jatim ( tribunnewsnetwork) pada Sabtu (15/8/2020), beredarnya iklan tak senonoh itu mengundang kegeraman dan tanggapan dari Pemkot Surabaya.
Kabag Humas Pemkot Surabaya Febri Adhitya Prajatara mengatakan sisipan iklan di situs belajar daring itu telah diusut.
Febri mengungkapkan bahwa video tersebut bukan berasal dari websiteresmi Dinas Pendidikan Surabaya.
“Kami sudah mengecek sumbernya, kami pastikan itu bukan dari guru Surabaya, itu bukan website resmi Dispendik Surabaya,” ujarnya.
Selain itu, Febri menjelaskan bahwa pembelajaran daring untuk siswa di Surabaya hanya melalui aplikasi Dependik, yakni di situs dispendik.surabaya.go.id dan office 365.
Tak hanya melalui website yang sudah disediakan khusus, namun beberapa minggu lalu pemkot juga melakukan pembelajaran lewat televisi yakni di SBO TV dan TV9.
• Aplikasi Ini Diklaim Bakal Bikin Jualan Mandiri di Media Sosial Makin Mudah
"Dispendik sudah ngecek pada para guru dan itu bukan dari guru Surabaya. Dispendik juga sudah ngecek ke SBO dan itu bukan dari SBO dan bukan guru yang mengajar di SBO, jadi sudah jelas bahwa itu bukan dari Pemkot,” ujarnya.
Dengan adanya kejadian yang telah menggegerkan masyarakat ini, Febri mengimbau agar para wali ikut waspada dan berhati-hati.
Febri juga mengakui apabila pantauan dari orangtua selama belajar daring terus dibutuhkan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/bikin-geger-situs-belajar-daring-kelas-2-sd-muncul-iklan-porno.jpg)