Breaking News:

Berita Belitung Timur

Geopark Belitong Perkaya Konten Wisata, Tidak Anti Tambang

Adanya Geopark Belitong guna memperkaya konten wisata yang ada diPulau Belitong.

Bangkapos.com/Resha Juhari
Lubang bekas galian tambang dikenal Open Pit di Kecamatan Kelapa Kampit, Belitung Timur (Beltim) yang menjadi bagian dari usulan Geopark di Pulau Belitung. 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG--Adanya Geopark Belitong guna memperkaya konten wisata yang ada diPulau Belitong.

Ketua Badan Pengelola (BP) Geopark Belitong, Yuspian menyampaikan peranan dari BP Geopark
karena mengumpulkan berbagai konten dan narasi literasi dan atraksinya dengan temuan-temuan.

"Sebenarnya hubungan kami dengan pariwisata itu memberikan memperkaya konten narasi, atraksinya dengan temuan-temuan yang yang ada dikami," kata Yuspian kepada Posbelitung, Sabtu (12/9/2020) lalu.

Dia mencontohkan, dulunya ketika wisatawan berkunjung ke tempat wisata Tanjung kelayanghanya tahu pantainya bagus, tanpa ada yang memberikan masukan kepada wisatawan apa cerita lain dari pasir putih dan batu granit yang ada di sana.

"Di dalam geopark literasi narasi itu kami perkaya, dari literasi, narasi dan tema tadi itu akan mencul atraksi. Kalau dulu kan orang di manjakan mata, lidah, telinga dan perut, nah sekrang tambahan lagi yakni ini experience jadi orang itu ternyata berwisata itu dia juga mendapatkan pengetahuan. Jadi turis itu datang ke tempat wisata hanya mau berfoto di sebuah batu karena dia tahu batu itu hanya satu di dunia," ungkap Yuspian.

Menurutnya semua nilai-nilai warisan biologis outstanding di Belitong sudah dirumuskan dan sudah diakui secara internasional.

Ditanya berkenaan dengan kondisi Pulau Belitong yang indentik dengan tambang, Yuspian mengatakan tidak ada masalah dengan tambang, dia menegaskan pengelolaan geopark bukan anti tambang.

Dia mengatakan penambangan selama dia masih mengikuti kaidah-kaidah lingkungan tidak menjadi masalah.

Yang menjadi kendalakan tambang ilegal yang tidak resmi tidak ada perencanaan mereklamasi, dan tidak pada tempatnya.

"Sebenarnya kalau untuk tambang sepanjang mereka memenuhi kaidah-kaidah itu tidak jadi masalah, bahkan kami bermitra dengan dengan PT MCM selaku pemilik IUP. Kami minta izin untuk memasang beberapa infrastruktur di kawasan IUP mereka yang tidak produktif lagi. Kami yakin kalau perusahaan-perusahaan yang tambang ini sesuatu yang bernilai bagi mereka karena perencanaan pasca tambang mereka itu dapat bergandengan.  Jadi tidak ditinggal begitu saja tempat itu tetap akan tumbuh kegiatan ekonominya dengan dijadikan geosite," jelas Yuspian.

BP Geopark Belitong dialog dengan wartawan di Pusat informasi Geologi (PIG) Kecamatan Kelapa Kampit Belitung Timur, Sabtu (12/9/2020) lalu.
BP Geopark Belitong dialog dengan wartawan di Pusat informasi Geologi (PIG) Kecamatan Kelapa Kampit Belitung Timur, Sabtu (12/9/2020) lalu. (Posbelitung.co/Suharli)
Halaman
123
Penulis: Suharli
Editor: nurhayati
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved