UPDATE KASUS MUTILASI, Laeli Atik dan Fajri Sempat Main Game Online Setelah Memutilasi Jasad Rinaldi

ejinya perbuatan Laeli Atik dan Fajri saat memutilasi manajer HRD Rinaldi terkuak. Ada sebuah fakta baru mengungkapkan hal tersebut.

Tayang:
Editor: M Ismunadi
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Tersangka berinisial DAF dan LAS diperlihatkan saat konferensi pers pengungkapan mutilasi, di Mapolda Metro Jaya, Kamis (17/9/2020). Polisi menangkap dua pelaku mutilasi Rinaldi Harley Wismanu yang ditemukan di Apartemen Kalibata City, Jakarta, dengan motif ingin menguasai harta korban. 

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes pol Yusri Yunus mengatakan proses mutilasi Rinaldi Harley Wismanu selama dua hari itu dilaksanakan pelaku di Apartemen Pasar Baru, Jakarta Pusat.

"Di tanggal 12 dan 13 September, dua hari itu pelaku melakukan mutilasi," ujar Yusri Yunus, Senin (21/9/2020).

Terungkap 1 Tahun Tak Pulang Laeli Tersangka Mutilasi HRD Kumpul Kebo Sama Suami Orang

Keduanya mencicil mengirimkan potongan korban untuk dipindahkan ke Apartemen Kalibata City.

Pada Sabtu (12/9/2020), potongan tubuh HRD Rinaldi dibungkus dengan plastik kresek, lalu dimasukkan ke dalam koper dan tas ransel, kemudian dibawa ke Apartemen Kalibata City.

"Pengiriman bagian tubuh korban ke salah satu Apartemen di Kalibata ini dilakukan dua kali," kata Yusri Yunus.

"Tanggal 12 itu cuma badan dan setengah tangan. Masukin ke koper langsung diantar ke Kalibata," tambahnya.

"Besoknya tanggal 13 baru yang atas bagian kepala," tambahnya.

Pada hari terakhir proses mutilasi korban yakni 13 September 2020, pelaku yang mengaku kecapean sempat bermalam dan tidur bersama potongan tubuh korban.

"Mereka sempat menginap satu malam lagi bersama jenazahnya, alasannya L kecapean dan ketiduran," ujar Yusri Yunus.

Ngaku Sudah Nikah Siri, Ibu Laeli Atik Syok Anaknya Ternyata Kumpul Kebo dan Pelaku Pembunuhan Keji

Tak hanya itu, bahkan karena kecapean usai mutilasi HRD Rinaldi, pelaku Fajri masih sempat-sempatnya main game online.

Bahkan pelaku sangat santai saat main game online tersebut.

"Bahkan si DAF masih sempat dia menunggu L ini tidur, sempat bermain game online, itu pengakuan dia," kata Yusri di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (21/9/2020).

Keesokan harinya, Yusri menambahkan kedua pelaku kembali mengantarkan potongan tubuh korban dengan koper ke apartemen Kalibata, Jakarta Selatan. 

"Setelah antar itu, balik lagi kesana untuk membersihkan. Jadi 14 15 16 di membersihkan apartemen di Jakarta Pusat. Tapi sambil juga mencari sewa kontrakan yang ada di Cimanggis," pungkasnya.

Polisi akan tes kejiwaan pelaku Fajri dan Laeli Atik

Sumber: Bangka Pos
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved