Hasil Sementara Pilpres AS, Nevada Jadi Penentu Kemenangan Joe Biden

Peta pertarungan Trump dan Biden tinggal menyisakan empat negara bagian pertarungan yakni Nevada, Pennsylvania, Carolina Utara, dan Georgia.

Editor: Rusmiadi
Angela Weiss and Mandel Ngan/AFP
Joe Biden (kiri) - Donald Trump (kanan) 

Nevada, yang pada awal abad ke-21 adalah salah satu negara bagian dengan pertumbuhan ekonomi tercepat di negara itu lantaran berkembangnya di tambang perak yang kaya di Comstock Lode. 

Tapi, kini Nevada terkenal dengan kasino dan perjudian di Las Vegas yang berkembang menjadi pusat hiburan dan klub malam yang mewah. 

Mayoritas penduduk Nevada adalah keturunan Eropa, lebih dari empat perlima di antaranya lahir di Amerika Serikat.

Selain itu, seperempat penduduk negara bagian tersebut adalah orang Hispanik yang sebagian besar berasal dari Meksiko dan Kuba, dan terkonsentrasi di tenggara. 

Orang Afrika-Amerika, yang kebanyakan tinggal di daerah Las Vegas dan Reno, berjumlah sekitar sepersepuluh dari populasi.

 Penduduk asli Amerika dari suku Paiute, Shoshone, dan Washoe tinggal di beberapa wilayah dan merupakan sebagian kecil dari populasi negara bagian.

Skenario Jika Trump Tolak Kekalahan

Pertarungan sengit tampak pada pemilihan presiden Amerika Serikat. Lihat saja, perolehan suara antara Donald Trump dari Repulik dan Joe Biden dari Demokrat sangat ketat.

Alhasil, semua kemungkinan bisa terjadi dalam pemilihan kali ini. Salah satunya adalah jika Presiden Donald Trump kalah, namun tak mau mengakuinya.

Inilah beberapa skenario yang dijelaskan oleh pengamat politik AS di Australia, Dr Emma Shortis.

Bagaimana jika Trump mengundurkan diri dan menjadikan Mike Pence presiden? 
Bisa saja terjadi. Dr Shortis mengatakan Trump bisa memenangkan pilpres, kemudian mengundurkan diri dan menyerahkan jabatan presiden kepada wakilnya Mike Pence.

"Kita telah melihat hal itu terjadi dalam sejarah AS, ketika Presiden Richard Nixon mengundurkan diri," jelasnya.

"Dengan asumsi Donald Trump menang, Mike Pence bisa menjadi presiden dan menjalankan sisa masa jabatan jika Trump mengundurkan diri," katanya.

Pengunduran diri presiden AS paling terkenal dilakukan Presiden Nixon pada tahun 1974, dua tahun setelah skandal Watergate, dimana lima orang yang terkait dengan Partai Republik kedapatan membobol markas Partai Demokrat di Washington.

Pengunduran diri Nixon Itu memberi jalan bagi wakil presiden Gerald Ford untuk melanjutkan masa jabatan presiden.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved