Pilpres Amerika Serikat
Joe Biden Presiden Amerika Serikat Gantikan Donald Trump, 100 Hari Kerja Ini Program Prioritasnya
Biden mengatakan, dia akan segera menerapkan strategi nasional untuk mengalahkan virus corona dan mengakhiri krisis
Penggerakan kembali roda pereknomian secara efektif adalah prioritas lainnya, kata Biden.
Pada Juli Biden meluncurkan strategi "Build Back Better", blueprint senilai 700 miliar dollar AS (Rp 9.954 triliun) untuk menciptakan jutaan pekerjaan.
BACA JUGA;
- Dua Putra Donald Trump Ngamuk Ayahnya Kalah, Partai Republik Disebutnya Lema Seperti Domba
- Joe Biden Semakin Unggul, Donald Trump Makin Terjepit, Dua Anaknya Ngamuk Salahkan Partai
Dana akan didapat dari kenaikan pajak orang-orang terkaya Amerika dan perusahaan-perusahaan besar.
Suami Jill Biden tersebut dalam kampanye pemilu Amerika juga berjanji bakal berinvestasi besar-besaran dalam energi terbarukan.
3. Bergabung lagi dengan perjanjian iklim
Biden sudah lama menyerukan tindakan komprehensif untuk menangani perubahan iklim di AS, yang makin sering dihantam badai dan kebakaran hutan dalam beberapa tahun terakhir.
"Hal pertama yang akan saya lakukan, saya akan bergabung kembali dengan kesepakatan Paris," janji Biden dalam debat capres pertama.
Ia menyinggung Trump yang keluar dari perjanjian global itu pada 2017. "Karena dengan kita keluar, lihat apa yang terjadi. Semuanya bernatakan."
Joe Biden berkata, dia juga akan mengadakan pertemuan dengan para penyumbang polusi terbesar di dunia, untuk membujuk mereka sepakat mengurangi emisi karbon.
Eks capres era Barack Obama itu telah mengadopsi rencana penanganan perubahan iklim senilai 2 triliun dollar AS (Rp 28.424 triliun) termasuk "revolusi energi bersih" yang bertujuan mencapai nol emisi paling lambat pada 2050.
Dia pun berjanji untuk segera membalikkan beberapa aturan Trump tentang standar lingkungan.
4. Reformasi peradilan
Biden berjanji segera menunjuk komisi nasional bipartisan yang diberi waktu 180 hari untuk mempelajari sistem peradilan dan mengusulkan reformasi. Menurut Demokrat, sistem peradilan di AS saat ini sedang rusak.
Ia berkata, tidak suka dengan Mahkamah Agung AS yang melampaui sembilan anggota saat ini.
Semasa jadi senator Biden menulis banyak RUU tentang kejahatan, lalu kini dia menyerukan reformasi peradilan pidana secara menyeluruh.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/joe-biden-terpilih.jpg)