Wawancara Khusus Pos Belitung dengan Calon Bupati Belitung Timur Burhanudin
Melihat sikap legawa Yuri tersebut dapat disimpulkan tidak akan ada gugatan dalam Pilkada Beltim 2020.
POSBELITUNG.CO -- PILKADA Serentak 2020 termasuk di Kabupaten Belitung Timur (Beltim) pada 9 Desember telah usai. Pihak KPU telah menyampaikan berita acara hasil Rapat Plelno rekapitulasi suara yang mana pemenangnya adalah pasangan calon (paslon) nomor urut 1, Burhanudin-Khairil Anwar (Aan-Khairil).
Sang rival, calon bupati nomor urut 2, Yuri Kemal Fadlullah sudah menyampaikan selamat lewat video didampingi sang istri Natalie, tidak sampai 24 jam setelah pencoblosan.
Melihat sikap legawa Yuri tersebut dapat disimpulkan tidak akan ada gugatan dalam Pilkada Beltim 2020. Artinya Aan-Khairil yang selanjutnya mengemban estafet kepemimpinan 3,5 tahun ke depan atau hingga 2024.
Berikut wawancara eksklusif Wartawan Pos Belitung Suharli dengan Burhanudin, Jumat (11/12).
T: Sebelumnya kami ucapkan selamat atas kemenangan sementara ini sembari menunggu pelantikan Februari mendatang. Bagaimana perasaan Anda?
J: kalau bicara soal perasaan senang, ya senang. Tapi amanah ini harus disikapi secara arif dan bijak karena amanah ini bukan sekedar amanah tapi harus ada tanggung jawab moral yang harus kami ambil dari itu. Karena masyarakat telah memberikan kepercayaan kepada kami untuk melaksanakan tokat estafet kepemimpinan kedepan. Tentunya tanpa masyakarat kami tidak bisa apa-apa karena itu saya dan Pak Khairil sangat berharap bukan hanya dukungan suara tetapi bagaimana membangun Beltim secara bersama kedepan.
T: Dari sekian banyak tahapan Pilkada ini, mana yang paling berat?
J: Kampanye. Kalau masalah kendala pasti ada. Tapi kalau soal paling berkesan kekompakan dari pengusung,pendukung dan kawan-kawan relawan dalam suka dan duka. Saat kita susah saat kita senang kawan-kawan memberikan suport kepada kami, bagaimana berkampanye dengan sendau gurau tetapi poin-poin visi misi dapat mengena ke masyaralat secara utuh, itu bagian sangat luar biasa saat kami berkampanye. Kami tidak ada apa-apa tanpa kawan-kawan yang ada di tim.
T: Apa perbedaan mencolok dari tahapan itu ketika dahulu maju sebagai wakil bupati dengan sekarang menjadi bupati?
J: finansial, selain itu dulu sebagai pendamping, sekarang sebagai oemain utama dan harus ada komitmenbyang harus dibangun untuk Beltim lebih baik kedepan, karena tantangan sebagai Bupati ini kan ingin mengajak semua element masyarakat untuk berpikir bersama-sama Beltim ini sudah 17 tahun masalah dan potensi harus diurai satu persatu agar lebib baik kedepan.
T: Jadwal pelantikan cukup mepet, pada Februari 2021 mendatang, belum lagi dipotong hari libur dan cuti bersama. Apa yang akan disiapkan dalam pemerintahan kelak?
J: Kami ingin kawan-kawan sebagai mana visi misi kami, merubah mainset dan kulturset untuk berkerja yang sudah kami tuangkan dalam visi misi. agar merubah paradigma kerja kita, dan melayani masyarakat berbasis pelanggan, kami ingin masyarakat dilayani dengan utuh dan baik. Karena birokasi kita bukan dilayani masyarakat tetapi kita yang harusnya melayani masyarakat.
T: Kalau program-program, akselerasinya seharusnya bisa cepat, karena sebelumnya telah mengemban tugas sebagai wabup, benarkah demikian?
J: Insyallah, kalau itu Insyallah Pasti. Saat ini kami sedang mempersiapkan, merintis hal-hal yang berkenaan masalah persiapan-persiapan saat kami dilantik. Kalau soal anggaran kan sudah disahkan saat sekarang. Tapi kalau misal yang berkenaan dengan program kami saat APBD perubahan baru bisa dilaksanakan di tahun 2021. Kalau untuk sekarang kita meneruskan apa yang telah disepakati pada tahun 2020. Tapi intinya kami tetap mendorong ketahanan pangan, dan melihat kondisi karena pandemi covid-19 kita harus juga menjaga stabilitas harga, daya beli masyarakat , ekonomi lokal itu yang paling penting.
T: Bagaimana dengan masa kepemimpinan nanti yang cuma sekitar 3,5 tahun?
J: kami bekum tahu apakah 5 tahun atau 3,5 tahun. Tapi yang jelas jangan memikir masalah waktu, dengan waktu singkat apa yang bisa kita perbuat lebih dulu, yang jelas birokrasi dan pemerintahan itu kan bukan orang-orang baru artinya mereka sudah memiliki tingkat kemampuan yang mumpuni untuk tugas-tugas mereka dan paham betul, tinggal bagaimana menguatkan membuat itu sebuah konsep dibangun bersama dengan sebuah komitmen atas tugas pokok mereka masing-masing dinas.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/gjgfjf.jpg)