Breaking News:

Wawancara Khusus Pos Belitung dengan Calon Bupati Belitung Timur Burhanudin

Melihat sikap legawa Yuri tersebut dapat disimpulkan tidak akan ada gugatan dalam Pilkada Beltim 2020.

posbelitung/suharli
Calon Bupati Belitung Timur Burhanudin terpilih. yang saat ini masih Bertugas sebagai Wakil Bupati Beltim. Senin (14/12/2020) 

J:  Kami ingin kawan-kawan sebagai mana visi misi kami, merubah mainset dan kulturset untuk berkerja yang sudah kami tuangkan dalam visi misi. agar merubah paradigma kerja kita, dan melayani masyarakat berbasis pelanggan, kami ingin masyarakat dilayani dengan utuh dan baik. Karena birokasi kita bukan dilayani masyarakat tetapi kita yang harusnya melayani masyarakat.

T: Kalau program-program, akselerasinya seharusnya bisa cepat, karena sebelumnya telah mengemban tugas sebagai wabup, benarkah demikian? 

J: Insyallah, kalau itu Insyallah Pasti. Saat ini kami sedang mempersiapkan, merintis hal-hal yang berkenaan masalah persiapan-persiapan saat kami dilantik. Kalau soal anggaran  kan sudah disahkan saat sekarang. Tapi kalau misal yang berkenaan dengan program kami saat APBD perubahan baru bisa dilaksanakan di tahun 2021. Kalau untuk sekarang kita meneruskan apa yang telah disepakati pada tahun 2020. Tapi intinya kami tetap mendorong ketahanan pangan, dan melihat kondisi karena pandemi covid-19 kita harus juga menjaga stabilitas harga, daya beli masyarakat , ekonomi lokal itu yang paling penting.

T: Bagaimana dengan masa kepemimpinan nanti yang cuma sekitar 3,5 tahun? 

J: kami bekum tahu apakah 5 tahun atau 3,5 tahun. Tapi yang jelas jangan memikir masalah waktu, dengan waktu singkat apa yang bisa kita perbuat lebih dulu, yang jelas birokrasi dan pemerintahan itu kan bukan orang-orang baru artinya mereka sudah memiliki tingkat kemampuan yang mumpuni untuk tugas-tugas mereka dan paham betul, tinggal bagaimana menguatkan membuat itu  sebuah konsep dibangun bersama dengan sebuah komitmen atas tugas pokok mereka masing-masing dinas.

T: Sebagai seseorang yang meniti karier di birokrat tentu sangat memahami konteks pelayanan yang menjadi tugas organisasi perangkat daerah (OPD). Hal fundamental apa yang bakal dilakukan utamanya dalam hal reformasi birokrasi? 

J: Ini sebelumnya pernah kami jelaskan pada debat publik. Bahwa mengubah mainset dan kulturset dalam birokrasi, kami ingin kawan-kawan di OPD teknis itu tidak lagi berpikir agaran kita habiskan saja, tapi bagaimana anggaran bisa memberikan multiplier effect terhadap organisasi yang kita pimpin. Jadi masyarakat juga paham bahwa tugas pemerintah tidak sekedar menyelesaikan program-program menghabiskan anggaran tanpa memiliki multiplier effect terhadap masyaralat sendiri.

Karena di dalam pembangunan itu ada empat stake holder, permerintah sebagai eksekutif,legislatof dan yudikatif, setelah itu ada Masyarakat, kemudian pihak Swasta dan keempat pers. Nah pers itu bisa menjembatani OPD-OPD teknis untuk menyampaikan program-program pemerintah, masalah-masalah pemerintah dan menyampaikan masalah-masalah Masyarakat ke pemerintah, karena pers bagian dari pada stake holder daerah kedepan, karena itu dibutuhkan komitmen dan integritas yang sama untuk membangun kampung kita ini. Artinya semua program dan kebijakan harus disampaikan secara utuh untuk pencapaian pembangunan daerah.

T: Sebagaimana sering disampaikan, wabup tidak punya kewenangan dalam pengambilan keputusan strategis, ketika sudah menjadi bupati pastinya bisa mewujudkan keinginan yang belum terealisasi. Dari sekian sektor, apa yang menjadi kebijakan prioritas pasca dilantik nanti? 

J: Pembenahan internal, dan menguatkan internal.

Halaman
123
Penulis: Suharli
Editor: Khamelia
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved