Breaking News:

Berita Belitung

2 Program Utama BLK Belitung pada 2021 untuk Kembangkan Potensi Wisata Desa

Kepala Balai Latihan Kerja (BLK) Belitung Rahmad Faisal mengatakan ada dua program utama yang bakal dikembangkan pada 2021 mendatang.

Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari
Kepala BLK Belitung Rahmad Faisal, Sabtu (26/12/2020) 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Kepala Balai Latihan Kerja (BLK) Belitung Rahmad Faisal mengatakan ada dua program utama yang bakal dikembangkan pada 2021 mendatang.

Keduanya adalah pengembangan sumber daya manusia (SDM) desa wisata dan program one village one product atau satu desa satu produk.

"Kalau pengembangan SDM desa wisata, yang project kami itu di Desa Wisata Kreatif Terong. Nanti ada beberapa mitra yang akan ikut berkecimpung di desa tersebut. Kalau kami rasa yang dilakukan sudah sesuai dan tepat sasaran, kami pindah ke desa lain," katanya, Sabtu (26/12/2020).

Sementara pada program satu desa ada satu produk akan mulai dijajal di Kecamatan Sijuk.

Baca juga: Kecelakaan Maut di Teluk Dalam, Fajar Pengendara Satria FU Meninggal Dunia Setelah Tabrak Panther

Sehingga nanti tiap desa dapat menghasilkan satu produk unggulannya yang berbeda di masing-masing desa.

Ia menjelaskan, karena BLK Belitung wilayah kerjanya Provinsi Bangka Belitung, jadi ada beberapa program seperti barista yang akan diekspansi lebih ke kabupaten lain, contoh Belitung Timur, sampai ke Pulau Bangka agar nanti mereka ikut pelatihan di BLK Belitung.

"Kemudian ada juga program yang sedang dikembangkan di kementerian yang melaksanakan nanti langsung industrinya. Jadi siswa langsung dilatih di industri, di tempat kerjanya, agar ilmu yang didapat di sana itu lebih tepat sasaran," ujar dia.

Sebagai persiapan, kata dia, asrama bagi siswa rencananya akan dibangun pada 2021.

Semula, rencana pembangunan asrama akan dilakukan 2020 ini, namun terhalang karena pandemi Covid-19.

"Karena pandemi harus penghematan anggaran, anggaran itu dipotong. Itu kami anggarkan di 2021, mudah-mudahan dalam waktu segera akan dibangun dengan kapasitas 100 orang," jelas Faisal.

Selanjutnya informasi seputar pembukaan program pelatihan di media sosial BLK Belitung atau dari website Kemenaker.

Ia menyebut, program pelatihan baru dibuka kembali setelah pelaksanaan pelatihan berjalan 2-3 pekan. Calon peserta juga harus melalui tahap rekrutmen dan seleksi.

"Semua pelatihan yang diadakan itu gratis dan fasilitas mencukupi untuk peserta ikut pelatihan," tuturnya. (Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari)

Penulis: Adelina Nurmalitasari
Editor: Dedi Qurniawan
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved