Virus Corona di Bangka Belitung
Waspada Kasus Covid-19 Selama Sepekan Melonjak, Bangka Belitung Masuk Zona Orange
Masyarakat harus waspada Kasus pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Provinsi Bangka Belitung melonjak tajam selama sepekan terakhir.
Penulis: Riki Pratama |
POSBELITUNG.CO -- Masyarakat harus waspada Kasus pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Provinsi Bangka Belitung melonjak tajam selama sepekan terakhir.
Dari Senin (28/12/2020) hingga Sabtu (2/1/2021) dari data Satgas Covid-19 kasus positif di Bangka Belitung bertambah 400 kasus.
Update kasus Covid-19 dihitung dari, Senin 28 Desember 2020 kumulatif kasus konfirmasi 2.138 bertambah 61 orang.
Selasa 29 Desember 2020, kumulatif kasus konfirmasi 2.192 bertambah 54 orang. Kemudian, Rabu 30 Desember 2020, kumulatif kasus konfirmasi 2.282 bertambah 90 orang.
Kamis 31 Desember 2020, kumulatif kasus konfirmasi 2.337 bertambah 55 orang.Jumat 1 Januari 2021, kumulatif kasus konfirmasi 2.417 bertambah 80 orang.
Sabtu 2 Januari 2021, kumulatif kasus konfirmasi 2.477 bertambah 60 orang, selesai isolasi dan bebas Covid-19 sebanyak 1.793 bertambah 36 orang, meninggal dunia 36 orang dan dalam isolasi/perawatan 648 orang.
Juru Bicara, Satgas Penanfanan Covid-19 Provinsi Bangka Belitung, Andi Budi Prayitno, mengatakan secara umum, dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19 sehingga tidak berdampak kepada penularan, Satgas Penanganan kota/kabupaten diminta untuk menyiapkan wisma Isolasi/karantina.
"Ini bagi warganya yang termasuk dalam kategori kontak erat khususnya orang yang terkonfirmasi Covid-19, juga melakukan tracing yang agresif dan testing lebih massif di wilayahnya masing-masing," jelas Andi kepada Bangkapos.com, Minggu (3/12/2020).
Andi menambahkan, berdasarkan pemantauan dan pengawasan terpadu, untuk koordinatif terhadap orang yang dilakukan tes swab agar disiplin melakukan isolasi mandiri sampai dengan hasil tesnya keluar.
"Untuk catatan, selama bulan Desember saja dari 1 sampai 31 Desember 2020 setidaknya 508 orang di Kota Pangkalpinang yang terkonfirmasi Covid-19. Sementara Pemerintah Kota Pangkalpinang sama sekali tidak punya tempat/wisma isolasi yang khusus dan disiapkan untuk mengisolasi mereka yang terpapar," ungkap Andi.
Belum lagi, sambung Andi, orang yang termasuk dalam kategori kontak erat, sehingga mengakibatkan penularan dan penyebaran virus Corona menjadi kian meluas, masif, menjadi transmisi lokal, tanpa terkendali.
"Jujur, kita kewalahan bila semua warga yang terpapar Covid-19 ini harus diisolasi atau di karantina sementara daya dukung SDM dan kapasitas daya tampung wisma isolasi maupun rumah sakit untuk karantina kita terbatas bahkan penuh, lantaran lonjakan kasus atau orang yang terpapar," jelas Andi.
Untuk itu, menurutnya, perlu sinergitas dan kolaborasi ditunjukkan dengan langkah konkret, melalui kebijakan dan tindakan nyata. Sebab ada tanggungjawab konstitusional serta moral, sebagai warga terlebih sebagai pemimpin daerah.
"Sebab kesehatan terutama keselamatan masyarakat adalah kedaulatan tertinggi yang harus kita perjuangkan dan tunaikan sebagai wujud tanggungjawab tadi," kata Andi.
Kondisi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dalam peta zona risiko masuk ke dalam zona orange (risiko sedang), dengan sebaran:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/ilustrasi-virus-corona-masker.jpg)