​Tarian Langkah Daksa Bawa SDN 1 Manggar Raih Podium Utama Seni Tari FLS3N Belitung Timur

SDN 1 Manggar resmi mengantongi tiket untuk mewakili Kabupaten Belitung Timur di tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung

Tayang:
Posbelitung.co/Kautsar Fakhri Nugraha
SENYUM JUARA - Tim tari dari SDN 1 Manggar berfoto bersama trofi Juara 1 Seni Tari FLS3N tingkat Kabupaten Belitung Timur di Auditorium Zahari MZ, Selasa (5/5/2026). Kemenangan melalui tarian bertajuk Langkah Daksa ini membawa mereka menjadi perwakilan daerah untuk berkompetisi di tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Di bawah sorot lampu panggung Auditorium Zahari MZ, Desa Padang, Kecamatan Manggar yang menyilaukan, tiga anak kecil dari SDN 1 Manggar menatap lurus ke arah dewan juri. Inayah Azmi Atifa (11), Nadifa Lorenza (11) dan Juliana Andrea (11) berdiri dalam balutan kostum tari berwarna putih cerah, Selasa (5/5/2026).

Suasana riuh auditorium mendadak senyap saat musik mulai mengalun. Di balik riasan wajah yang tebal, tersimpan perasaan cemas bahwa gerakan mereka mungkin tidak sempurna ataupun ada formasi yang terlewat.

Namun, begitu tubuh mereka mulai merespons irama, kecemasan itu luruh. Mereka tidak lagi sedang berlomba, tetapi bercerita.

Tarian yang mereka bawakan berjudul Langkah Daksa, sebuah tarian yang menceritakan kegigihan seorang anak yang tidak memiliki kaki, namun memiliki semangat untuk melampaui keterbatasan fisiknya.

Dalam tarian itu, tangan-tangan mereka bergerak lincah. Lewat jemari dan ekspresi wajah, mereka menyuarakan pesan bahwa setiap anak punya hak untuk mengekspresikan diri.

Sang Guru Pendamping, Marlinda (36) menjelaskan makna mendalam di balik tarian yang memukau tersebut.

"Tarian tadi menceritakan tentang anak yang Langkah Daksa itu, anak yang tidak begitu sempurna. Dia ingin seperti anak-anak lain yang bisa menampilkan tarian walaupun hanya dengan gerakan tangan," ujar Marlinda.

Linda duduk di barisan penonton dan tak henti-hentinya menahan napas. Ia tahu betul bagaimana perjuangan ketiga anak ini. 

Inayah, Nadifa, dan adalah sahabat karib yang datang dari tiga kelas berbeda di sekolah yang sama, yakni kelas 5A, 5B, dan 5C.

Persahabatan mereka telah terjalin lama, namun ajang FLS3N ini seakan merekatkan mereka dalam latihan-latihan fisik yang melelahkan setiap sore. 

Adapun menari bagi mereka bukan hal baru karena ketiganya sudah jatuh cinta pada seni gerak ini sejak masih duduk di bangku kelas 2 SD.

Latihan yang dijalani tidak selalu berjalan kaku dan serius. Contohnya mereka ingat betul momen-momen lucu saat mencoba gerakan yang berulang kali gagal dan ujungnya berakhir pada gelak tawa.

"Pas kami mau bikin video tapi ngulang-ngulang terus waktu gendong Juliana, jadi kami ketawa-ketawa bareng," ucap satu di antara mereka.

Saat pembawa acara mengumumkan SDN 1 Manggar sebagai peraih Juara 1 cabang Seni Tari FLS2N tingkat Kabupaten Belitung Timur tahun 2026, Auditorium pecah oleh tepuk tangan. Ketiga anak itu melompat kegirangan.

"Happy-nya tuh melebihi dari happy biasanya. Iya, happy banget!" seru mereka.

Sumber: Pos Belitung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved