Breaking News:

Berita Belitung Timur

Momen Terakhir Ikut Rapat Paripurna HUT Belitung Timur, Ini yang Disampaikan Bupati Yuslih Ihza

Bupati Belitung Timur (Beltim) Yuslih Ihza mendapat cinderamata pada Paripurna Istimewa I, Peringatan Hari Jadi ke-18 Kabupaten Belitung Timur

POS BELITUNG/SUHARLI
Ketua DPRD Belitung Timur Fezzi Uktolseja menyerahkan cindramata berupa katikatur kepada Bupati Yuslih Ihza dan Wakil Bupati Burhanudin saat Paripurna Istimewa I, Peringatan Hari Jadi ke-18 Kabupaten Belitung Timur, Rabu (27/1/2021). 

Momen Terakhir Ikut Rapat Paripurna HUT Belitung Timur, Ini yang Disampaikan Bupati Yuslih Ihza

POSBELITUNG.CO, BELITUNG TIMUR - Bupati Belitung Timur (Beltim) Yuslih Ihza mendapat cinderamata pada Paripurna Istimewa I, Peringatan Hari Jadi ke-18 Kabupaten Belitung Timur, Rabu (27/1/2021).

Ini merupakan paripurna terakhir bagi Yuslih sebagai Bupati Beltim 2016-2021. Selama lima tahun dirinya memimpin bersama Wakil Bupati Burhanudin yang akan melanjutkan tongkat estafet setelah terpilih dalam Pilkada Serentak 2020. 

"Tidak terasa ini merupakan kali terakhir saya merayakan HUT Kabupaten Belitung Timur sebagai kepala daerah. Rasa bangga dan bahagia bahwa lima tahun ke belakang bisa membawa Belitung Timur yang maju dan unggul dengan berbasiskan sumber daya lokal," ujar Yuslih dalam pidatonya.

Ia menambahkan, Hari Jadi ke-18 Belitung Timur mengambil tema "Beltim Berdaya Masyarakat Sejahtera" diibaratkan seperti sosok pemuda-pemudi yang energik, inovatif, dan adaptif dalam menghadapi persoalan-persoalan sosial.

Hal tersebut harus diiringi pemerintah daerah yang berdaya sebagai ujung tombak dalam upaya penanggulangan dampak negatif pandemi Covid-19.

Yuslih menjelaskan, pertumbuhan ekonomi Belitung Timur pada 2018 sebesar 4,23 persen.

Angka itu melambat dibanding pertumbuhan ekonomi tahun sebelumnya yang mencapai 4,82 persen.

"Pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Belitung Timur pada tahun 2020 lalu mengalami risiko keterlambatan akibat penyebaran Covid-19. Hal ini menyebabkan terganggunya kinerja beberapa faktor seperti industri pengolahan logam timah, CPO, perikanan tangkap, serta pariwisata," ujarnya.

Adanya Covid-19, lanjut Yuslih, pertumbuhan ekonomi Beltim pada 2020 dan 2001 yang semula diperkirakan sebesar 5 hingga 5,58 direvisi berdasarkan beberapa asumsi. Ini disebabkan keputusan-keputusan terkait penanganan korona.

Menurutnya, pada 2021, Belitung Timur memiliki prioritas yang harus dikerjakan demi peningkatan di segala aspek baik pemerintahan perekonomian, maupun infrastruktur.

Demikian juga peningkatan tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik. Kemudian peningkatan pelayanan dasar dan pemberdayaan masyarakat, memelihara stabilitas ekonomi melalui pengembangan sektor sektor peningkatan kualitas infrastruktur.

"Selanjutnya pengembangan ekonomi, kualitas lingkungan hidup dan pengurangan risiko bencana sampai peningkatan ketahanan pangan," ucap Yuslih. (posbelitung.co/suharli)

Penulis: Suharli
Editor: Jaryanto
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved