Breaking News:

Mengenal Sejarah Croissant, Kue Berbentuk Menyerupai Bulan Sabit yang Identik dengan Prancis

Teksturnya yang renyah membuat croissant cocok menjadi pendamping teh atau kopi hangat.

Pixabay
Ilustrasi Croissant 

Membuat banyak masyarakat Paris berbondong-bondong untuk mencicipi roti khas Vienna.

Zang menjual kaiser roll dan kipfel, yang mana kipfel memiliki bentuk bulan sabit dan dianggap menjadi nenek moyang croissant.

Hanya bertahan beberapa tahun saja, Zang kemudian pulang ke kampung halaman dan mendirikan sebuah media.

Namun, warga Paris tidak melupakan kelezatan kue buatan Zang.

Menurut seorang jurnalis Prancis di abad ke-19, Hervé de Kerohant meyakini sudah ada selusin toko roti yang menjual roti khas Vienna di Paris.

Banyak masyarakat Prancis yang mengkreasikan adonan membuat croissant sendiri. 

Dalam beberapa dekade, croissant sudah menjadi makanan pokok masyarakat Prancis di pagi hari.

Croissant terus menggemparkan dunia, sebuah perusahaan roti bernama Sara Lee memperkenalkan adonan beku siap pakai croissant ke Amerika.

Di Negeri Paman Sam, ada banyak kreasi croissant yang dipadukan dengan adonan roti lainnya.

Misalnya saja, di Manhattan’s Dominique Ansel Bakery membuat kreasi cronuts atau croissant donut, donat yang dibuat dengan adonan croissant.

Halaman
123
Editor: Novita
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved