Breaking News:

Virus Corona di Belitung

Tujuh Sekolah di Belitung Berlakukan BDR, Kasus Covid-19 Terjadi Pada Guru Hingga Siswa

Ada tujuh sekolah baik SD maupun SMP di Belitung yang kembali melakukan belajar dari rumah (BDR).

Penulis: Adelina Nurmalitasari
Editor: nurhayati
Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Belitung Junaidi saat menemui para guru SMPN 6 Tanjungpandan, Senin (22/2/2021). 

POSBELITUNG.CO -- Ada tujuh sekolah baik SD maupun SMP di Belitung yang kembali melakukan belajar dari rumah (BDR).

Kebijakan tersebut dilakukan lantaran ada guru atau siswa yang positif Covid-19 dari klaster keluarga.

"Iya, ada tujuh yang BDR kasusnya klaster keluarga, ada yang dari guru karena keluarga terinfeksi, ada murid. Untuk mengantisipasi supaya tidak terjadi penyebaran Covid-19, kami berkoordinasi dengan sekolah untuk melaksanakan BDR atau ada sekolah tertentu hanya kelas tertentu, selainnya tetap belajar di sekolah," jelas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Belitung Junaidi, Senin (22/2/2021).

Tujuh sekolah tersebut antara lain SDN 20 Tanjungpandan, SDN 44 Tanjungpandan, SDN 22 Sijuk, dan SDN 46 Tanjungpandan. Juga SDN 23 Tanjungpandan, SMPN 1 Tanjungpandan, serta SMPN 3 Tanjungpandan.

Pemberlakuan BDR di sekolah tersebut dilakukan selama delapan hari yakni 19-27 Februari 2021. Junaidi menyebut, pihaknya selalu memberikan waktu sekitar sepekan melaksanakan BDR, kemudian akan dilakukan peninjauan kembali.

"BDR sekarang masih kebijakan per sekolah. Artinya ketika ada informasi dari kepsek yang meminta kebijakan BDR, segera kami berlakukan. Jadi belum secara kabupaten," sebutnya.

Selanjutnya pemberlakuan BDR dilakukan sembari melihat perkembangan kondisi penyebaran Covid-19.

Menurut Junaidi, jika sudah banyak sekolah terpapar, maka pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Bupati Belitung agar mengambil kebijakan.

Di samping belajar dari rumah, ada juga sekolah-sekolah yang hanya memberlakukan belajar dari rumah per kelas saja. Ini diberlakukan kalau yang positif Covid-19 murid.

"Kalau murid yang terinfeksi, mereka jarang berinteraksi dengan murid kelas lain, jadi berdasarkan pantauan sekolah peluang penularan ke yang lain kurang, maka sekelas saja, tidak semua," ungkap Junaidi.(Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved