Breaking News:

Berita Belitung

Keuangan Daerah Terbatas, BKPSDM Belitung Usulkan Formasi P3K 100 Orang, Hanya Untuk Formasi Ini

BKPSDM Kabupaten Belitung, Sabtu (6/3/2021) diminta mengusulkan ulang penerimaan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K).

Tribunnews
PPPK ATAU P3K 

POSBELITUNG.CO , BELITUNG -- Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Belitung, Sabtu (6/3/2021) diminta mengusulkan ulang penerimaan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K).

Usulan itu, secara tidak langsung disetujui oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) tentang rekrutmen P3K formasi tenaga pendidik atau guru. Ada 100 formasi tenaga guru akan direkrut pada tahun 2021 ini.

"Ya kami diminta mengusulkan ulang kembali tentang rekrutmen itu. Kami kemarin mengusulkan 206 formasi P3K, tapi kemampuan keuangan daerah hanya 100 formasi, jadi harus diubah menjadi 100 formasi," kata Kepala BKPSDM Kabupaten Belitung Saprin kepada Posbelitung.co, Sabtu (6/3/2021).

Rekrutmen tenaga P3K ini, berkemungkinan bersamaan dengan penerimaan CPNS. Namun untuk tenaga teknis dan tenaga kesehatan, tidak ada formasi di P3K.

"Jadi P3K ini hanya khusus tenaga guru saja, kalau tenaga teknis dengan tenaga kesehatan itu formasinya di CPNS nanti. Ya kenapa penerimaan tenaga guru lebih banyak, karena memang SDM kita sekarang ini kurang, termasuk ini untuk tenaga guru di pulau-pulau," ucapnya.

Guru honor memiliki peluang besar menjadi P3K, lantaran menjadi prioritas. Apalagi,  guru honor ini, bisa mengikuti seleksi hingga tiga kali, apabila tidak lolos pada seleksi pertama dan kedua.

Seleksi P3K ini, kata Saprin, bisa diikuti oleh umum. Namun harus sesuai kualifikasi, seperti berpendidikan strata satu guru, dan tetap harus mengikuti test.

"Jadi yang sekarang sudah berstatus honor tetap seleksinya test juga, dan harus ijazah guru, atau memenuhi kualifikasi. Nah yang umum sama, harus test juga dan kualifikasinya pendidikan guru," ungkap Saprin.

Sedangkan untuk umur, lanjut dia, khusus yang berstatus guru honorer, memiliki peluang sangat besar. Lantaran peserta yang diperbolehkan ikut pada usia maksimal 59 tahun.

"Jadi usia yang boleh ikut, satu tahun maksimal sebelum pensiun. Kalau dari peserta umumnya kemungkinan dibatasi nanti dari segi usia, tapi menunggu petunjuk teknis dari BKN nanti," kata Saprin.

Halaman
12
Penulis: Disa Aryandi
Editor: nurhayati
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved