Negara-Negara Ini Telah Hilang dari Peta Dunia, Termasuk Neutral Moresnet dan Abyssinia

Dari waktu ke waktu, peta dunia selalu mengalami perubahan. Dalam kurun waktu 100 tahun, peta dunia telah berubah banyak.

Editor: Novita
bobo.grid.id
Ilustrasi Peta Dunia 

Inilah yang menjadikannya tujuan wisata populer sampai-sampai harus membatasi jumlah pengunjungnya yang membludak.

2. Tibet

Meskipun Tibet diasosiasikan dengan para biksu Buddha yang damai dan pemimpin spiritualnya, Dalai Lama, wilayah barat laut India ini telah menjadi rebutan selama berabad-abad.

Tibet sebenarnya adalah negara yang independen sepenuhnya, tapi hanya dari 1912 hingga 1951, ketika menjadi bagian dari China.

Upaya untuk "membebaskan Tibet" sedang berlangsung, dan Dalai Lama pemenang Hadiah Nobel Perdamaian, yang kini sudah pensiun, masih tinggal di pengasingannya di India.

Tibet juga merupakan tempat tujuan bagi para petualang dan pendaki gunung karena tempat ini memiliki titik tertinggi di Bumi, Gunung Everest.

3. Neutral Moresnet

Jika kamu belum pernah mendengar tentang Netral Moresnet, itu bukanlah hal yang aneh.

Negara sangat kecil ini hanya memiliki luas wilayah tidak sampai satu mil persegi.

Neutral Moresnet dibentuk dari kesepakatan antara Belanda dan Prusia pada 1816, sehingga kedua negara dapat sama-sama memiliki akses ke tambang seng.

Neutral Moresnet memiliki bendera sendiri dan bahkan membuat uang koinnya sendiri.

Sejumlah upaya dilakukan untuk mengubah negara kecil menjadi wilayah utopia dengan 'bahasa buatannya; sendiri, Esperanto.

Namun, wilayah Neutral Moresnet menjadi korban Perang Dunia I, dan kini menjadi bagian dari Belgia.

Namun, penduduknya saat ini masih merayakan ulang tahun didirikannya Neutral Moresnet.

4. Abyssinia

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved